Saham Berjangka AS Menguat, Dow Futures Melonjak 200 Poin
Saham Berjangka AS Menguat, Dow Futures Melonjak 200 Poin
4 Poin Penting
- Futures Dow naik 200 poin, S&P 500 naik 0,6%, Nasdaq-100 menguat 0,8% di perdagangan Minggu malam.
- Pasar mencoba bangkit jelang Thanksgiving setelah tekanan besar pada saham-saham terkait AI sepanjang November.
- Indeks utama masih melemah tajam bulan ini: S&P 500 turun 3,5%, Nasdaq anjlok 6,1%, dan Dow melemah 2,8%.
- Volatilitas diperkirakan meningkat karena volume perdagangan menipis serta minim katalis menjelang rapat The Fed Desember.
NEW YORK, investortrust.id - Saham berjangka AS menguat dalam perdagangan Minggu malam (23/11/2025) saat pasar mencoba rebound menuju pekan liburan Thanksgiving, setelah penurunan yang memukul saham-saham AI tahun ini.
Baca Juga
Ekspektasi Pemangkasan Bunga Fed Angkat Wall Street, Dow Melesat Hampir 500 Poin
Futures Dow Jones Industrial Average melonjak 200 poin. Futures S&P 500 naik 0,6% dan futures Nasdaq-100 menguat 0,8%. Pasar saham akan tutup pada Kamis untuk Hari Thanksgiving dan tutup lebih awal pukul 1 siang waktu setempat pada Jumat.
Saham-saham mencoba melanjutkan rebound kuat yang dimulai Jumat, setelah Presiden Federal Reserve New York membuka peluang pemotongan suku bunga pada Desember.
Indeks utama jatuh sejak awal bulan, tertekan oleh penilaian ulang terhadap valuasi tinggi saham-saham terkait kecerdasan buatan yang mendorong sebagian besar kenaikan pasar tahun 2025.
S&P 500 turun 2% pekan lalu, membawa penurunan November menjadi 3,5%. Nasdaq Composite turun 2,7% pekan lalu dan 6,1% sepanjang bulan. Dow yang berisi 30 saham melemah 1,9% pekan lalu dan turun 2,8% bulan ini.
Sisa November tampaknya tidak lebih mudah. Dengan volume perdagangan diperkirakan menipis dalam beberapa hari ke depan dan minimnya katalis berarti sebelum rapat kebijakan The Fed pada Desember, volatilitas berpotensi meningkat.
Baca Juga
Risalah FOMC: Pejabat The Fed Terpecah soal Pemangkasan FFR Desember
“Investor membenci kebisingan. Mereka mendambakan kepastian, dan pasar tidak bisa memberikannya saat ini,” beber Mark Malek, CIO Siebert Financial, dalam sebuah catatan, seperti dikutip CNBC.
Agenda makro penting pekan ini mencakup data penjualan ritel AS bulan Oktober dan data Producer Price Index (PPI) Oktober pada Selasa, yang dapat membentuk ekspektasi menuju rapat terakhir The Fed tahun ini.

