Wall Street Menguat Terdorong Optimisme Pasar, Dow Jones Melesat di Atas 300 Poin
NEW YORK, Investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS atau Jumat (22/12/2023) WIB.
Baca Juga
Wall Street Dilanda Aksi Ambil Untung, Dow Jones Anjlok 470 Poin
Wall street berbalik arah karena didorong data ekonomi AS yang menumbuhkan optimisme pasar.
Data menunjukkan produk domestik bruto (PDB) AS meningkat sebesar 4,9% secara tahunan pada kuartal terakhir, direvisi turun dari angka yang dilaporkan sebelumnya sebesar 5,2%. Sementara klaim pengangguran mingguan sedikit meningkat. Data ekonomi AS memperkuat prospek penurunan suku bunga The Fed.
Indeks S&P 500 pulih dari hari terburuknya sejak September seiring berlanjutnya reli akhir tahun.
Dow Jones Industrial Average naik 322,35 poin, atau 0,87%, menjadi 37.404,35. Sedangkan Nasdaq Composite menguat 1,26% menjadi 14.963,87.
S&P 500 bertambah 1,03% menjadi 4.746,75. Hal ini menempatkan indeks sekitar 1% dari penutupan tertingginya dan 1,5% dari rekor intradaynya.
Kenaikan S&P 500 bersifat luas dengan lebih dari 450 saham naik dalam indeks. Micron Technology menjadi yang berkinerja terbaik, melonjak 8,6% setelah pembuat chip memori tersebut melampaui ekspektasi kuartalan, dan menawarkan panduan kuartal saat ini yang melampaui perkiraan.
Saham chip menguat, dengan Intel dan Advanced Micro Devices masing-masing naik 2,9% dan 3,3%.
Salesforce merupakan salah satu saham yang menguat terbesar di Dow, naik 2,7% menyusul kenaikan peringkat dari Morgan Stanley.
Wall Street mengalami kerugian ketika investor mengambil keuntungan setelah kenaikan baru-baru ini. Pada hari Rabu, Dow dan Nasdaq mencatatkan sesi terburuknya sejak Oktober, masing-masing menghentikan kenaikan beruntun sembilan hari.
Sementara itu, S&P 500 mencatatkan hari terburuknya sejak September.
“Pasar saham berubah dari naik menjadi turun dengan cukup cepat,” kata Rhys Williams, kepala strategi di Spouting Rock Asset Management, seperti dikutip CNBC internasional. Menurud dia, ini adalah koreksi teknis setelah periode waktu yang sangat lama.
Dari penutupan terendah akhir Oktober hingga Kamis, Dow dan S&P 500 melonjak lebih dari 15%. Nasdaq Composite melonjak lebih dari 18% dibandingkan periode yang sama.
Baca Juga
Wall Street Bergairah: Dow Melonjak Lebih dari 200 Poin, S&P 500 Mendekati Rekor Tertinggi

