Saham Berjangka AS Menguat di Tengah Harapan Akhir ‘Shutdown’
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Saham berjangka AS berada di jalur positif setelah muncul sinyal kemajuan dalam negosiasi Kongres untuk mengakhiri shutdown pemerintah.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,5%, Nasdaq 100 menguat 0,7%, dan Dow Jones Industrial Average bertambah sekitar 150 poin, atau 0,3%. Investor menyambut kabar bahwa sejumlah legislator mulai mencapai kesepahaman terkait rancangan anggaran yang dapat membuka kembali pemerintahan hingga Januari mendatang.
Pemimpin Mayoritas Senat John Thune dari Partai Republik mengatakan pada Minggu (9/11/2025) bahwa kesepakatan itu “mulai terbentuk,” meski belum final. Paket tersebut diharapkan membatalkan sebagian pemutusan hubungan kerja massal pegawai federal, namun masih terdapat perdebatan mengenai subsidi kesehatan yang menjadi poin krusial bagi Demokrat.
Menurut laporan Bloomberg News, sebagian anggota Demokrat diperkirakan mendukung paket kompromi itu, meski beberapa detail masih digodok.
Dampak ekonomi dari shutdown makin terasa. Survei Universitas Michigan pada Jumat mencatat kejatuhan tajam sentimen konsumen ke posisi terendah dalam lebih dari tiga tahun. Sementara itu, lembaga-lembaga federal tak lagi merilis laporan ekonomi penting seperti indeks harga konsumen (CPI) dan produsen (PPI) yang semestinya keluar pekan ini.
Pekan lalu, pasar saham diguncang aksi jual pada saham-saham teknologi akibat kekhawatiran valuasi tinggi di sektor kecerdasan buatan. Nasdaq Composite turun 3%, terburuk sejak April, sementara S&P 500 dan Dow Jones masing-masing terkoreksi 1,6% dan 1,2%.
Baca Juga
Bursa AS Bergejolak Tertekan Saham AI dan Data Ekonomi, Indeks Nasdaq Tergerus 3% dalam Sepekan
Analis Dan Ives dari Wedbush mengatakan reli yang terlalu agresif di saham AI seperti Microsoft, Palantir, dan Nvidia telah menimbulkan “kekhawatiran jangka pendek” di pasar teknologi.
Investor kini menantikan laporan keuangan kuartalan dari Walt Disney pada Kamis mendatang, yang bisa menjadi katalis baru bagi sentimen pasar.

