Yield Treasury AS 10-Tahun Melonjak di atas 4%, Pasar Ragukan Pemangkasan Bunga Fed Desember
Poin Penting
- Imbal hasil Treasury 10 tahun naik lebih dari 8 basis poin ke 4,07% setelah komentar Powell bahwa pemangkasan Desember belum tentu terjadi.
- The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75%-4%, menandai pemotongan kedua tahun ini.
- Pernyataan resmi Fed menunjukkan ekonomi AS masih tumbuh moderat meski pasar tenaga kerja mulai melambat.
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS naik meskipun Federal Reserve memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini. Kenaikan itu terjadi setelah Ketua dewan gubernur The Fed Jerome Powell meragukan adanya pelonggaran lebih lanjut pada pertemuan The Fed di bulan Desember.
Baca Juga
The Fed Pangkas Suku Bunga 25 Bps, tapi Powell Ragukan Kemungkinan Pemotongan Lanjutan Akhir Tahun
Dikutip dari CNBC, imbal hasil acuan Treasury 10 tahun naik lebih dari 8 basis poin menjadi 4,072%. Imbal hasil Treasury 2 tahun naik lebih dari 10 basis poin ke 3,602%. Sementara imbal hasil obligasi 30 tahun meningkat lebih dari 6 basis poin ke 4,613%.
Kenaikan terjadi setelah Powell menyatakan: “Dalam pembahasan komite pada pertemuan ini, terdapat perbedaan pandangan yang kuat tentang langkah yang harus diambil pada Desember. Penurunan suku bunga kebijakan lebih lanjut pada pertemuan Desember bukanlah sesuatu yang sudah pasti. Jauh dari itu.”
The Fed memangkas suku bunga acuan federal sebesar seperempat poin persentase atau 25 basis poin (bps) menjadi kisaran 3,75% hingga 4%. Ini merupakan pemangkasan kedua tahun ini. Alat CME FedWatch menunjukkan para trader masih memperkirakan peluang 70% akan adanya pemangkasan suku bunga lagi pada pertemuan Desember.
Baca Juga
Risalah FOMC: Mayoritas Anggota The Fed Dukung Dua Kali Pemotongan Lagi hingga Akhir 2025
Bank sentral tampak sedikit meningkatkan sorotan terhadap ekonomi dalam pernyataannya.
“Indikator yang tersedia menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi tumbuh dalam laju moderat. Pertumbuhan lapangan kerja melambat tahun ini, dan tingkat pengangguran sedikit naik tetapi tetap rendah hingga Agustus; indikator yang lebih baru konsisten dengan perkembangan tersebut,” bunyi pernyataan itu.
Michael Pearce, wakil kepala ekonom AS di Oxford Economists, menilai Federal Reserve kemungkinan akan mengambil jeda sementara dari siklus pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.
“Kami memperkirakan The Fed akan memperlambat laju pemangkasan mulai saat ini. Pandangan kami didasarkan pada stabilisasi kondisi pasar tenaga kerja, yang sulit dipastikan di tengah kelangkaan data resmi. Perkiraan kami, The Fed akan menahan diri dalam beberapa bulan mendatang dan melakukan tiga pemangkasan lagi secara triwulanan pada 2026,” urainya.

