Punya 100 Juta Pengguna di Indonesia, WhatsApp Hadirkan Fitur Terjemahan Pesan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - WhatsApp resmi meluncurkan fitur terjemahan pesan yang memungkinkan pengguna menerjemahkan teks langsung dalam aplikasi. Fitur ini diluncurkan bertahap mulai pekan ini bagi pengguna Android dan iPhone di Indonesia, negara yang memiliki pengguna aktif WhatsApp sekitar 100 juta orang.
Fitur baru tersebut ditujukan untuk mempermudah komunikasi lintas bahasa bagi lebih dari 3 miliar pengguna di sedikitnya 180 negara.
Dalam keterangan resmi perusahaan, Rabu (24/9/2025), pengguna kini dapat menekan laman pesan berbahasa asing dan mengetuk opsi “Terjemahkan” untuk melihat isi pesan dalam bahasa pilihan. Bahasa tersebut juga dapat diunduh dan disimpan untuk digunakan sebagai referensi terjemahan di masa mendatang.
Baca Juga
Menkomdigi Tegaskan Pemerintah Tak Akan Batasi WhatsApp Call
Fitur terjemahan berlaku untuk obrolan pribadi, grup, hingga info saluran. Khusus pengguna Android, tersedia opsi mengaktifkan terjemahan otomatis untuk seluruh utas percakapan, sehingga semua pesan masuk berikutnya akan diterjemahkan secara real time.
Anak perusahaan Meta ini menegaskan, privasi tetap menjadi prioritas utama dalam fitur tersebut. Proses terjemahan dilakukan langsung di perangkat pengguna, sehingga perusahaan tidak dapat melihat isi percakapan.
Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap mulai pekan ini bagi pengguna Android dan iPhone di Indonesia. Versi Android akan mendukung enam bahasa awal, termasuk Inggris, Spanyol, Hindi, Portugis, Rusia, dan Arab, sementara versi iPhone mencakup lebih dari 19 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.
“Kami harap fitur ini membantu mendobrak hambatan bahasa dan memungkinkan pengguna terhubung lebih mendalam dengan orang-orang terkasih dan komunitas di seluruh dunia," jelas WhatsApp dalam keterangan resminya.
Baca Juga
Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi WhatsApp. Dikutip dari Statista, jumlah pengguna aktif WhatsApp di Tanah Air sekitar 100 juta orang pada 2025.
Dengan populasi digital yang terus tumbuh, fitur terjemahan diyakini dapat memperluas pengalaman komunikasi bagi pengguna di Indonesia. Inovasi ini juga memperkuat posisi WhatsApp sebagai aplikasi pesan instan paling populer di Nusantara.
Langkah ini WhatsApp ini pun mencerminkan tren industri teknologi yang semakin fokus pada pengalaman pengguna berbasis kecerdasan buatan. Ke depan, fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) di platform perpesanan diperkirakan menjadi kunci pertumbuhan dan retensi pengguna di pasar global.

