Emas Kembali Catat Rekor, Pasar Bidik Target $4.000
Poin Penting
* Harga emas spot menembus rekor baru di $3.570,66 per ons.
* Data lowongan kerja AS yang turun tajam memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
* Analis pasar menilai target harga emas berikutnya $3.600 hingga $3.800 per ons, bahkan berpotensi menembus $4.000 awal tahun depan.
* Ketidakpastian politik terkait upaya Trump mencopot pejabat Fed dan sengketa tarif global dorong permintaan aset safe-haven.
NEW YORK, investortrust.id - Emas memperpanjang reli rekornya pada Rabu (3/9/2025), didorong oleh data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dan memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Ketidakpastian global yang berlarut-larut terus menjaga permintaan aset safe-haven tetap tinggi.
Baca Juga
Harga emas spot naik 1,07% menjadi $3.570,66 per ons pada pukul 1:11 siang EDT (1711 GMT), setelah mencapai rekor tertinggi $3.565,57.
Kontrak berjangka emas AS naik 1,15% menjadi $3.634,50.
Pemerintah AS melaporkan bahwa lowongan kerja turun lebih besar dari perkiraan pada Juli dan perekrutan berlangsung moderat, sejalan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang melonggar.
Emas sudah diperdagangkan di wilayah rekor sebelum rilis data, dan angka yang lebih lemah membantu menjaga logam mulia ini tetap menguat, dengan target kenaikan berikutnya diproyeksikan di $3.600 per ons, kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.
Setelah data tersebut, para pedagang meningkatkan probabilitas bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan 16–17 September menjadi 98%, naik dari 92% sebelumnya, menurut alat FedWatch CME Group.
Fokus investor kini beralih ke klaim pengangguran AS dan data ketenagakerjaan ADP pada Kamis serta laporan ketenagakerjaan nonfarm bulanan yang diawasi ketat pada Jumat.
Gubernur The Fed Christopher Waller pada Rabu mengulangi seruannya untuk pemangkasan suku bunga bulan ini, dan mengatakan bahwa seberapa cepat bank sentral menurunkan biaya pinjaman setelah pertemuan itu akan bergantung pada perkembangan ekonomi berikutnya.
Sementara itu, Gubernur The Fed Lisa Cook pada Selasa menjelaskan lebih rinci penentangannya terhadap upaya Presiden Donald Trump untuk mencopotnya dari jabatan. Trump berulang kali mengkritik Ketua Fed Jerome Powell karena tidak memangkas suku bunga tahun ini.
Pedagang di Heraeus Metals menyebut kekhawatiran yang berkembang atas independensi bank sentral AS semakin merusak kepercayaan pada aset berdenominasi dolar dan mendorong investor beralih ke emas. Trump berencana meminta Mahkamah Agung AS untuk mengesahkan legalitas tarif impornya yang luas setelah dua kali kalah di pengadilan rendah.
Di sisi lain, ekonomi zona euro terus berkembang dengan laju yang sangat lambat pada Agustus. Emas batangan cenderung menguat di masa ketidakpastian dan dalam kondisi suku bunga rendah.
Baca Juga
“Reli emas masih punya ruang untuk berlanjut, dengan target jangka pendek hingga menengah di sekitar $3.600 hingga $3.800, dan pola breakout menunjukkan $4.000 bisa tercapai pada akhir kuartal pertama tahun depan,” kata Peter Grant, wakil presiden dan kepala strategi logam di Zaner Metals, seperti dikutip CNBC.
Mengikuti reli emas, perak spot naik 0,8% menjadi $41,22, level tertinggi sejak September 2011.
Platina naik 2,1% menjadi $1.432,12 dan paladium naik 1,6% menjadi $1.152,68.

