Hentikan Pertempuran, Qatar Upayakan Lagi Jeda Kemanusiaan di Jalur Gaza
DOHA, Investortrust.id – Guna menghentikan pertempuran antara militer Israel dan Hamas, Qatar akan mengupayakan lagi jeda kemanusiaan di Jalur Gaza.
Baca Juga
Banyak Anak Jadi Korban, Gaza Selatan Hadapi Pengeboman Terparah sejak 7 Oktober
Qatar bersama negara-negara lainnya berjanji akan terus mengupayakan jeda kemanusiaan di Jalur Gaza berlanjut demi gencatan senjata permanen di sana.
“Dalam proses mediasi, Negara Qatar berupaya keras menghentikan perang balasan itu," kata Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, pada pertemuan Tingkat Menteri ke-158 Sidang ke-44 Dewan Tertinggi Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di Doha, seperti dikutip Antara.
Kementerian Luar Negeri Qatar, Al-Thani kembali menegaskan “kecaman Qatar atas kejahatan yang dilakukan kekuatan pendudukan Israel".
Dia juga menyerukan adanya penyelidikan internasional yang komprehensif dan adil terhadap kejahatan Israel itu, terutama serangan yang membidik fasilitas-fasilitas sipil, bantuan dan kemanusiaan."
Dia menegaskan bahwa "pertemuan tersebut diadakan selagi Dewan Kerjasam Teluk dengan penuh kesedihan menyaksikan agresi barbar dan kejahatan keji yang dilakukan pasukan pendudukan Israel terhadap saudara-saudara Palestina di Jalur Gaza selama beberapa hari terakhir."
Pasukan Israel kembali membombardir Jalur Gaza pada Jumat pagi setelah jeda kemanusiaan selama sepekan dinyatakan berakhir.
Paling sedikit 509 warga Palestina tewas dan 1.316 lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel sejak Jumat, kata Kementerian Kesehatan Gaza.
Israel terus menerus melancarkan serangan udara dan darat di Jalur Gaza setelah Hamas menyerang mereka pada 7 Oktober.
Lorban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza melonjak menjadi 15.523 orang dan korban luka mencapai 41.316 orang, ungkap Kemenkes Palestina pada Minggu.
Sementara itu, korban tewas di pihak Israel mencapai 1.200 orang.
Baca Juga
Perundingan Jeda Kemanusiaan Temui Jalan Buntu, Israel Lanjutkan Serangan

