Wall Street Pesta Rekor Didorong Optimisme Kesepakatan Dagang, Dow Terbang 500 Poin
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Pasar saham Amerika Serikat kembali mencetak rekor pada Rabu waktu setempat atau Kamis (24/7/2025) WIB, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dagang “besar-besaran” dengan Jepang dan sinyal positif dari pembicaraan dengan Uni Eropa. Investor memaknai perkembangan ini sebagai sinyal bahwa pemerintahan Trump semakin dekat dengan rangkaian kesepakatan sebelum tenggat tarif 1 Agustus.
Baca Juga
Trump Umumkan Kesepakatan Dagang Besar-besaran dengan Jepang, Tarif Timbal Balik 15%
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 507 poin atau 1,14% ke level 45.010,29 — hanya terpaut empat poin dari penutupan tertingginya sepanjang masa. S&P 500 naik 0,78% ke rekor baru 6.358,91, menandai penutupan tertinggi ke-12 sepanjang tahun ini. Sementara Nasdaq Composite naik 0,61% dan untuk pertama kalinya ditutup di atas level psikologis 21.000, yaitu di 21.020,02.
Trump menyatakan dalam unggahan Truth Social pada Selasa malam bahwa AS telah menyelesaikan “Kesepakatan besar” dengan Jepang. Perjanjian tersebut mencakup tarif “resiprokal” sebesar 15% atas ekspor Jepang ke AS. Presiden juga mengatakan AS sedang bertemu dengan pejabat Uni Eropa dalam upaya mencapai kesepakatan dagang dengan blok tersebut.
Pasar saham mendapat dorongan tambahan pada Rabu sore setelah Financial Times melaporkan bahwa AS hampir mencapai kesepakatan tarif 15% dengan Uni Eropa, menyebut bahwa kesepakatan itu akan menyerupai kesepakatan AS-Jepang. Bloomberg juga mengonfirmasi kemajuan antara AS dan UE, mengutip para diplomat yang diberi pengarahan tentang negosiasi tersebut.
‘Animal Spirit’
AS tengah berupaya menjalin kesepakatan dagang dengan negara lain menjelang tenggat 1 Agustus. Awal pekan ini, Gedung Putih mengungkap bahwa AS dan Indonesia telah menyepakati kerangka perjanjian dagang. Ini mengikuti serangkaian kesepakatan dagang lain yang telah dicapai AS dengan negara-negara seperti Vietnam dan Inggris.
Baca Juga
Perkembangan ini muncul setelah Trump pada 2 April mengguncang pasar lewat pengumuman tarif besar-besaran yang kemudian ia tunda.
“Sejauh ini, strategi tarif yang dijalankan Trump tampak sangat terinspirasi, menghasilkan pendapatan yang signifikan, mendorong investasi besar di AS untuk menghindari tarif, dan belum menyebabkan gangguan serta inflasi seperti yang diperingatkan para penentang. Pasar saham sama sekali tidak mencerminkan ketakutan akan dampak negatif,” beber Louis Navellier, pendiri dan kepala investasi di Navellier & Associates, seperti dikutip CNBC.
Pergerakan pada hari Rabu mengikuti hari kedua berturut-turut di mana S&P 500 ditutup di level tinggi.
Lonjakan ke rekor baru ini telah memicu apa yang disebut semangat “animal spirits” di Wall Street, dengan saham-saham perusahaan kecil yang memiliki merek ternama namun keuangan meragukan ikut terdorong naik. Saham Kohl’s melonjak pada Selasa, sementara GoPro dan Krispy Kreme ikut naik pada Rabu.
Investor kini menantikan laporan pendapatan dari Alphabet dan Tesla yang dijadwalkan keluar setelah penutupan pasar hari Rabu. Keduanya merupakan laporan awal dari musim pendapatan sektor teknologi berkapitalisasi besar — kelompok yang selama ini menjadi sorotan karena perannya sebagai pemimpin pasar dalam beberapa tahun terakhir.

