Elon Musk Kenalkan Baby Grok, Chatbot AI Ramah Anak dari xAI
Poin Penting
|
SAN FRANCISCO, investortrust.id - Elon Musk resmi mengumumkan pengembangan Baby Grok, sebuah versi ramah anak dari chatbot kecerdasan buatan (AI) milik perusahaan xAI. Pengumuman ini disampaikan langsung Musk dalam akun X miliknya.
Baby Grok disebut akan menjadi aplikasi mandiri yang didedikasikan untuk konten anak-anak. Musk menyebut proyek ini sebagai langkah serius pertama xAI dalam menghadirkan AI yang aman untuk anak muda.
“Kami akan membuat Baby Grok, sebuah aplikasi dari xAI yang dikhususkan untuk konten ramah anak,” tulis Musk dikutip Senin (21/7/2025). Meski begitu, ia belum memberikan informasi mengenai fitur lengkap maupun waktu peluncurannya.
Lebih lanjut, Baby Grok dirancang agar bisa memberikan jawaban yang sesuai usia, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak. Sistemnya juga akan menyaring konten sensitif dan tidak pantas secara ketat.
Selain itu, Baby Grok akan dilengkapi dengan kontrol orang tua dan fitur keamanan tambahan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan digital yang aman dan bisa dipercaya oleh keluarga.
Baca Juga
Telegram vs WhatsApp! Perang AI Makin Panas dengan Kehadiran Grok ala Elon Musk
Langkah ini muncul di tengah sorotan terhadap chatbot Grok sebelumnya yang beberapa kali menimbulkan kontroversi. Termasuk saat Grok melontarkan pujian terhadap Adolf Hitler.
Konten bermasalah dari Grok sempat menimbulkan kekhawatiran luas di sejumlah negara. Respons tersebut memicu kritik soal pengawasan dan etika dalam pengembangan AI.
Belakangan, Musk turut menuai protes setelah meluncurkan avatar AI bernama Ani. Karakter anime tersebut tampil dalam busana sensual dan berbicara dengan nada menggoda.
Sejumlah pengguna mengeluhkan bahwa pengaturan mode anak tidak sepenuhnya efektif membatasi konten dewasa. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keamanan penggunaan AI di kalangan anak-anak.
Baby Grok dinilai sebagai upaya Musk untuk memperbaiki citra produk AI miliknya sekaligus memperluas pasar. Sakadar informasi, xAI kini tengah bersaing ketat dengan pemain besar seperti OpenAI (ChatGPT), Google (Gemini), dan Anthropic (Claude).
Sebelumnya Musk bahkan mengklaim bahwa Grok bisa menemukan teknologi baru dalam waktu dekat. Ia mengatakan kemungkinan besar penemuan itu akan terjadi paling lambat tahun depan, bahkan bisa saja di akhir tahun ini.

