Dubes India: Pemilu Indonesia Akan Dorong Momentum Baru Bagi India dan Indonesia
JAKARTA, Investortrust.id – Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty berharap akan ada momentum baru dalam hubungan bilateral antara India dan Indonesia setelah pembentukan pemerintahan baru di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan berlangsungnya Pemilihan Umum 2024 pada hari ini, Rabu (14/2/2024).
Selama ini, Indonesia dan India telah memiliki hubungan demokrasi yang kuat. Kedua negara telah menjalin hubungan kuat dalam berbagai bidang seperti perdagangan, investasi, dan kerja sama politik. Untuk itu ia yakin bahwa setelah pemilu, akan ada energi baru dan momentum baru dalam hubungan ini.
“Jadi saya ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia atas proses demokrasi ini. Dan menurut saya proses demokrasi di India sangat mendekatkan India dan Indonesia. Saya rasa tidak banyak negara yang serupa dalam hal pluralistik dalam hal demokrasi, dalam upaya mencapai pembangunan ekonomi rakyatnya dalam kerangka demokrasi,” papar Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty dalam dalam webinar Indonesia Elections: What it means for India, the Region and the World pada Selasa (13/2/2024).
Terlebih lagi, beberapa kandidat telah menyebut India dalam kampanye menuju Pilpres 2024. Ia optimistis kedua negara dapat saling bersinergi untuk menumbuhkan potensi ekonomi.
Baca Juga
Dubes India Ungkap Proses Demokrasi Indonesia Akan Membawa Stabilitas bagi Negara
“Tiga kandidat presiden telah beberapa kali menyebut India dalam kampanye mereka, beberapa dari mereka ingin membawa kisah sukses dari India ke Indonesia. Demikian pula ada hal yang bisa kita pelajari dari Indonesia, dan upaya kita adalah melihat apakah kita (India) bisa berhasil membawa mereka ke Indonesia,” ujarnya.
Ketika disinggung mengenai potensi persaingan India-China di Indonesia, ia menganggap hal tersebut bukan sesuatu yang perlu dipermasalahkan karena India dan China juga bisa bersinergi dengan Indonesia, meskipun keduanya sama-sama memiliki peran penting dalam kerja sama bilateral.
“Saya tidak menganggap hubungan internasional dan diplomasi adalah permainan yang tidak menghasilkan keuntungan (zero-sum game). Hubungan Indonesia dengan China dan hubungan Indonesia dengan india berbeda. Saya tidak beranggapan jika Indonesia semakin dekat dengan China, itu berarti kami tidak dapat mengembangkan hubungan kami dengan Indonesia,” tutur Sandeep.
Di sisi lain, ia juga mengungkapkan betapa India dan Indonesia sebagai negara yang memiliki beberapa persamaan, salah satunya adalah bagaimana demokrasi telah menjadi akar dari dua negara.
“India dan Indonesia mungkin merupakan satu-satunya negara di dunia yang demokrasinya telah mengakar dan dalam kerangka demokrasi kedua negara ini berupaya menjadi negara maju. Ada banyak kesamaan tidak hanya antara kebijakan luar negeri India dan Indonesia, tetapi juga kebijakan dalam negeri dan kebijakan ekonomi,” pungkasnya.

