Terimbas The Fed, Emas Sentuh Level Tertinggi 10 Hari
NEW YORK, Investortrust.id - Harga emas menyentuh level tertinggi 10 hari pada Kamis waktu AS.
Baca Juga
Dipicu Pelemahan Dolar dan Penurunan Yield Obligasi AS, Emas Naik 1% Lebih
Harga emas naik karena dolar AS dan imbal hasil Treasury melemah setelah Federal Reserve mengisyaratkan diakhirinya siklus pengetatan kebijakan moneternya.
Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi $2.036,69 per ons pada 17.33 GMT. Emas berjangka AS melonjak 2,7% menjadi $2.051,20.
“Poros dovish Fed disampaikan pada pertemuan FOMC kemarin dan secara pragmatis memberikan lampu hijau bagi pasar untuk memperhitungkan siklus pemotongan Fed yang lebih agresif, dan kami memperkirakan pasar akan mengikuti hal tersebut,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas. di TD Sekuritas, seperti dikutip CNBC internasional.
.
“Hal ini sangat positif bagi harga emas, mengingat permintaan investor adalah salah satu hal yang hilang agar reli ke level tertinggi baru sepanjang masa dapat dipertahankan.”
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi opportunity cost dari memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) dan membebani dolar.
Dolar tergelincir ke level terendah dalam empat bulan, sementara imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun ke level terendah sejak akhir Juli.
Tujuh belas dari 19 pejabat Fed memproyeksikan suku bunga yang lebih rendah pada akhir tahun 2024, setelah The Fed mempertahankan suku bunga stabil untuk pertemuan ketiga berturut-turut, seperti yang diperkirakan secara luas.
Pasar sekarang memperkirakan sekitar 83% peluang penurunan suku bunga The Fed pada bulan Maret, menurut alat CME FedWatch.
Bank Sentral Eropa juga membiarkan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan pada hari Kamis. Perak di pasar spot naik 1,7% menjadi $24,15 per ons, dan platinum naik 2,8% menjadi $960,40.
Paladium naik 11,3% menjadi $1.104,76, setelah mencapai level terendah dalam lebih dari lima tahun, awal bulan ini.
Baca Juga

