Inflasi Zona Euro Menurun, Bursa Eropa Menguat
FRANKFURT, investortrust.id - Pasar saham Eropa ditutup menguat tipis pada Selasa (3/6/2025), dengan indeks Stoxx 600 hanya naik 0,01% setelah sempat bergerak di zona merah sepanjang sesi.
Baca Juga
Pasar Eropa Melemah, Investor Cermati Laporan Kinerja Emiten
Kenaikan ini terjadi di tengah data inflasi zona euro yang menunjukkan pelemahan signifikan dan membuka peluang bagi pelonggaran kebijakan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB).
Bursa utama di kawasan turut mencatatkan penguatan, dengan indeks DAX Jerman naik 0,64%, CAC 40 Prancis menguat 0,33%, dan FTSE 100 Inggris menguat 0,13%.
Data inflasi Mei menunjukkan harga konsumen di zona euro tumbuh 1,9% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi pasar dan di bawah target ECB sebesar 2%. Angka tersebut memperkuat ekspektasi bahwa ECB akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam rapat kebijakan yang dijadwalkan Kamis ini.
Baca Juga
ECB Pangkas Bunga 25 Bps, Peringatkan Prospek Pertumbuhan 'Memburuk' Akibat Perang Dagang
"Ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasar," ujar Louise Dudley, manajer portofolio global di Federated Hermes, kepada CNBC. "Inflasi kembali ke bawah target, dan tekanan untuk segera bertindak akan sangat besar bagi ECB."
Sebagai respons atas data tersebut, euro turun 0,56% terhadap dolar AS. Melemahnya mata uang tunggal Eropa mencerminkan pandangan pelaku pasar bahwa pemangkasan suku bunga tidak hanya mungkin, tapi juga segera terjadi. Beberapa ekonom bahkan memperkirakan pelonggaran lanjutan bisa dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.
"Angka inflasi ini membuat pemangkasan suku bunga kedua dalam waktu dekat menjadi jauh lebih mungkin," ujar Holger Schmieding, kepala ekonom di Berenberg Bank.

