Emas Tembus Rekor di Atas $3.400 saat Trump Ancam Independensi The Fed
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas menembus $3.400 pada Senin (21/4/2025), mencapai rekor baru saat ancaman Presiden Donald Trump terhadap independensi Federal Reserve dan tarifnya mengguncang kepercayaan investor terhadap ekonomi AS.
Emas berjangka melonjak 2,91% dan ditutup pada $3.425,30 per ons, dengan investor memborong logam mulia ini saat dolar menyentuh level terendah dalam tiga tahun. Emas telah melonjak sekitar 30% sejak awal tahun dan sekitar 8% sejak Trump mengumumkan tarif besar-besaran pada 2 April.
Baca Juga
Harga Emas Dunia Berpotensi Sentuh Level US$ 3.500 Dalam Waktu Dekat, Saatnya Investasi?
Trump meningkatkan tekanan pada Ketua The Fed Jerome Powell pada Senin, menyebutnya “pecundang besar” dan menuntut agar bank sentral segera menurunkan suku bunga.
Trump mengatakan pada Kamis lalu bahwa “pemecatan Powell tidak bisa datang lebih cepat,” setelah pemimpin bank sentral AS tersebut memperingatkan bahwa tarif Trump kemungkinan akan meningkatkan inflasi dalam waktu dekat. Trump sedang menyelidiki apakah ia dapat memecat Powell, menurut penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett.
Baca Juga
Trump Kembali Desak The Fed Pangkas Suku Bunga, Isyaratkan ‘Pemecatan’ Powell
Emas telah mengalami reli besar tahun ini karena kepercayaan terhadap AS menurun dan bank sentral di seluruh dunia membeli logam mulia. Citi memperkirakan harga emas akan naik ke $3.500 dalam tiga bulan ke depan karena permintaan investasi melampaui pasokan dari pertambangan.
“Kami memperkirakan bahwa kekhawatiran terkait tarif terhadap pertumbuhan AS dan global kemungkinan akan terus bergabung dengan permintaan kuat dari bank sentral dan institusi lainnya,” tulis para analis yang dipimpin oleh Kenny Hu kepada klien dalam sebuah catatan, seperti dikutip CNBC.

