Perang Dagang AS-China Memanas, Emas Melonjak ke Rekor Tertinggi Sepanjang Masa
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas melonjak hampir 3% ke level tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis (10/4/2025), seiring pelemahan dolar dan meningkatnya perang dagang antara AS dan Tiongkok. Investor terdorong untuk beralih ke logam mulia sebagai aset aman.
Baca Juga
Melonjak Lebih dari 3%, Harga Emas Kembali di Atas US$ 3.000
Harga emas spot naik 2,5% menjadi $3.158,28 per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi $3.171,49 di awal sesi. Kontrak berjangka emas AS naik 3,3% menjadi $3.179,4. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan akan menurunkan sementara bea masuk yang tinggi terhadap puluhan negara, namun justru menaikkan tarif untuk Tiongkok menjadi 125% dari sebelumnya 104%.
“Emas kembali memperoleh daya tariknya sebagai aset aman dan kembali ke jalur kenaikan menuju rekor-rekor baru,” kata Nikos Tzabouras, Analis Pasar Senior di Tradu.com, seperti dikutip CNBC.
Namun, prospek kesepakatan dagang dengan mitra dagang utama menjadi risiko signifikan bagi potensi kenaikan harga emas, karena dapat memicu tekanan baru pada logam tersebut. Selain itu, hambatan juga dapat muncul dari pengurangan ekspektasi pemotongan suku bunga oleh The Fed yang bisa memperkuat dolar.
Indeks dolar turun lebih dari 1% terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Data pada Kamis menunjukkan bahwa harga konsumen AS secara tak terduga turun pada bulan Maret, namun risiko inflasi tetap tinggi setelah Trump menggandakan tarif terhadap Tiongkok.
Baca Juga
Setelah rilis data tersebut, para pelaku pasar bertaruh bahwa Federal Reserve AS akan kembali memangkas suku bunga pada bulan Juni dan kemungkinan akan memangkas suku bunga acuan sebesar satu poin persentase penuh sebelum akhir tahun.
“Kami melihat bank sentral masih membeli (emas), jadi selama kita melihat aliran masuk ke ETF dan meningkatnya risiko kebijakan moneter, masih banyak faktor utama yang akan terus mendukung emas,” tutur Alex Ebkarian, Chief Operating Officer di Allegiance Gold.
Harga perak spot turun 0,6% menjadi $30,84 per ons, platinum turun 0,7% menjadi $931,78, dan paladium melemah 1,6% menjadi $916.

