Jelang Penerapan Tarif Trump, Apple Kirim Stok iPhone Besar-Besaran ke AS
WASHINGTON, investortrust.id - Apple dilaporkan mengirimkan lima pesawat penuh berisi iPhone dan produk lainnya dari India ke Amerika Serikat (AS) hanya dalam waktu tiga hari per akhir Maret kemarin. Langkah cepat ini dilakukan demi menghindari tarif impor baru yang diberlakukan oleh Presiden AS, Donald Trump.
Dilansir dari Times of India, Rabu (9/4/2025) pengiriman besar-besaran itu dilakukan secara mendesak agar Apple tidak perlu membayar bea masuk yang lebih tinggi. Tarif baru tersebut dianggap berpotensi menaikkan harga dan mengganggu distribusi produk di pasar utama, seperti AS.
Baca Juga
Meski menghadapi tekanan tarif, Apple dikabarkan tidak berencana menaikkan harga jual produknya di India maupun di negara lain. Sebagai gantinya, mereka memilih strategi memindahkan stok dari pabrik di India dan China ke gudang di AS lebih awal.
“Pabrik-pabrik utama Apple di India dan China telah mempercepat pengiriman ke AS untuk mengantisipasi dampak tarif yang lebih tinggi,” ujar salah satu sumber yang mengetahui proses ini.
Dengan penimbunan stok ini, Apple berharap bisa menjaga harga produk tetap stabil dalam beberapa bulan ke depan. Barang yang masuk sebelum tarif baru berlaku akan dikenai bea masuk lebih rendah, sehingga bisa dijual tanpa kenaikan harga.
Baca Juga
Apple Berencana Perluas Produksi di Brasil untuk Hindari Tarif Trump
Sumber tersebut juga menyebut, langkah ini memungkinkan Apple mempertahankan margin keuntungan dan daya saing di pasar global, setidaknya untuk sementara waktu. Gudang-gudang Apple di AS kini disebut telah penuh oleh kiriman ini.
Jika harga harus dinaikkan, efeknya tidak hanya akan dirasakan di pasar AS. “Kenaikan harga tidak bisa hanya terbatas di AS, tapi juga bisa merembet ke pasar utama lainnya, termasuk India,” lanjut sumber tersebut.
Baca Juga
Kemenperin Ungkap 20 Produk Apple Sudah Kantongi Sertifikat TKDN, Kapan iPhone 16 Dijual?
Kini, Apple juga sedang menganalisis bagaimana struktur tarif di tiap lokasi produksi dapat berdampak pada kelangsungan rantai pasokan global mereka. Efisiensi pengiriman dan distribusi jadi perhatian utama perusahaan asal Cupertino ini.
AS tetap menjadi pasar terbesar dan terpenting bagi Apple, terutama untuk produk unggulan seperti iPhone. Maka dari itu, menjaga harga tetap kompetitif menjadi prioritas utama agar permintaan tetap tinggi dan keuntungan tak terganggu. (C-13)

