Mark Carney Sebut Warga AS Akan Menderita dalam ‘Perang Dagang’
TORONTO, investortrust.id - Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengatakan bahwa Presiden AS, Donald Trump, pada akhirnya akan menghormati kedaulatan Kanada dan siap untuk pembicaraan perdagangan yang komprehensif karena warga Amerika akan menderita akibat perang dagang yang dilancarkan Trump.
Baca Juga
Resmi Jadi PM Kanada, Tantangan Berat Mark Carney: Melawan Tarif Trump!
Carney mengatakan bahwa pembicaraan dengan Trump tidak akan terjadi “sampai kami mendapatkan rasa hormat yang pantas sebagai negara berdaulat. Ngomong-ngomong, ini bukan standar yang tinggi.”
Trump melanjutkan serangan hampir setiap hari terhadap Kanada pada hari Jumat, mengulangi pernyataan bahwa negara itu seharusnya menjadi negara bagian ke-51 dan bahwa AS menjaga Kanada tetap “bertahan.”
“Saat saya mengatakan mereka seharusnya menjadi negara bagian, saya serius,” kata Presiden AS itu.
Carney bertemu dengan para pemimpin provinsi Kanada di Museum Perang Kanada di Ottawa, di mana ia mengumumkan paket bantuan bagi pekerja dan bisnis yang terdampak perang dagang serta mengumumkan langkah-langkah untuk mempercepat proyek sumber daya.
Carney, yang dilantik Jumat lalu, masih belum melakukan panggilan telepon dengan Trump. Trump sebelumnya mengejek pendahulu Carney, Justin Trudeau, dengan menyebutnya sebagai "Gubernur Trudeau," tetapi ia belum menyebut nama Carney.
Perdana menteri baru ini mengatakan bahwa ia menginginkan diskusi komprehensif tentang perdagangan dan keamanan dengan Amerika, bukan hanya pembahasan satu kali tentang tarif.
“Pada akhirnya, warga Amerika akan mengalami kerugian akibat kebijakan perdagangan Amerika sendiri, dan itulah salah satu alasan mengapa saya yakin bahwa akan ada pembicaraan dengan tingkat rasa hormat dan cakupan yang sesuai. Saya siap kapan pun mereka siap,” kata Carney, dikutip dari AP, Minggu (23/03/2025).
Trump memberlakukan tarif 25% terhadap baja dan aluminium Kanada serta mengancam akan mengenakan tarif besar terhadap semua produk Kanada, serta semua mitra dagang Amerika lainnya, mulai 2 April.
Baca Juga
Tegas! Trump Konfirmasi Pemberlakuan Tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko
Carney menjadi Perdana Menteri setelah memenangkan pemilihan kepemimpinan Partai Liberal yang dipicu oleh keputusan Trudeau untuk mundur awal tahun ini. Ia diperkirakan akan memulai proses pemilihan parlemen lebih awal pada hari Minggu ini, dengan pemungutan suara yang diharapkan sebelum 28 April.
Partai Liberal yang berkuasa sebelumnya tampak menuju kekalahan bersejarah dalam pemilu tahun ini hingga Trump menyatakan perang dagang dan mengubah dinamika politik Kanada.
Serangan hampir setiap hari terhadap kedaulatan Kanada telah membuat warga Kanada marah. Banyak yang membatalkan perjalanan ke Amerika dan menghindari membeli produk Amerika jika memungkinkan. Lonjakan nasionalisme Kanada telah meningkatkan angka dukungan bagi Partai Liberal.
Baca Juga
Carney mengatakan bahwa para pemimpin provinsi Kanada telah sepakat untuk bekerja sama dalam rencana pengembangan koridor perdagangan dan energi nasional guna mendiversifikasi perdagangan.
Ia mengatakan bahwa ini bisa mencakup pembangunan pipa minyak dari Alberta yang kaya minyak ke bagian timur Kanada. Quebec sebelumnya menolak proyek pipa ini, tetapi Perdana Menteri Quebec, François Legault, kini mengatakan bahwa opini publik mulai berubah karena ancaman Trump. Carney mengatakan bahwa Quebec mengonsumsi sekitar 350.000 barel minyak per hari dan 70% di antaranya berasal dari AS.
“Itu bukan hal yang baik bagi kita sama sekali. Jadi ada peluang untuk membangun pipa di sana, tetapi kita membutuhkan penerimaan sosial. Kita juga perlu menjalin kemitraan dengan masyarakat adat,” kata Carney.
Ia mengatakan bahwa pemerintah federal akan mempercepat proyek dengan mengakui penilaian provinsi. Para pemimpin Kanada juga membahas langkah-langkah untuk segera menghapus hambatan perdagangan antara provinsi dan dengan pemerintah federal.
Carney juga mengatakan bahwa Ottawa akan menghapus masa tunggu satu minggu untuk mendapatkan asuransi kerja bagi mereka yang kehilangan pekerjaan akibat tarif serta sementara mengizinkan bisnis Kanada untuk menunda pembayaran pajak penghasilan dan pajak penjualan guna meningkatkan likuiditas mereka.

