Investor Tunggu Data Ekonomi AS, Imbal Hasil USTreasury Turun Tipis
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil obligasi AS turun tipis pada hari Senin (24/02/2025) saat investor menantikan pekan yang sibuk dengan serangkaian data ekonomi, termasuk laporan inflasi utama dan wawasan mengenai sektor perumahan.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun turun hampir 2 basis poin menjadi 4,402%, sementara imbal hasil Treasury 2 tahun turun menjadi 4,175%.
Investor mengantisipasi minggu yang padat dengan data ekonomi, termasuk Indeks Harga Rumah Nasional S&P CoreLogic Case-Shiller pada hari Selasa, yang mengukur perubahan harga jual rata-rata rumah keluarga tunggal di seluruh AS.
Hari Rabu akan menghadirkan data Suku Bunga Hipotek 30 Tahun MBA dan penjualan rumah baru.
Pada hari Kamis, data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) akan memberikan wawasan tentang kinerja ekonomi AS pada kuartal keempat tahun 2024.
Data yang paling dinantikan minggu ini adalah indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang akan dirilis pada hari Jumat. Indikator inflasi pilihan Federal Reserve ini sangat mempengaruhi keputusan pemangkasan suku bunga oleh The Fed.
Awal bulan ini, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengindikasikan bahwa setelah laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) Januari yang lebih tinggi dari perkiraan, The Fed tidak “perlu terburu-buru” untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut.
Baca Juga
Ekonomi AS Kuat, Powell Isyaratkan The Fed Tak Akan ‘Terburu-buru’ Turunkan Suku Bunga
Pasar menafsirkan pesan terbaru ini sebagai indikasi bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga, setidaknya hingga musim panas, setelah memangkas suku bunga acuan sebesar satu poin persentase penuh pada paruh akhir tahun 2024.

