Pasar Eropa Melemah, tapi Catat Kenaikan 9% dalam Satu Setengah Bulan
LONDON, investortrust.id - Pasar saham Eropa ditutup lebih rendah pada hari Jumat (14/02/2025) setelah mencapai rekor tertinggi awal pekan ini.
Baca Juga
Abaikan Ancaman Tarif AS, Saham Eropa Melesat ke Rekor Tertinggi
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup turun 0,24%, mengakhiri kenaikan empat sesi beruntun yang telah mencatat serangkaian rekor tertinggi. Meski demikian, indeks ini mencatat kenaikan mingguan kedelapan berturut-turut. Indeks Stoxx 600 naik sekitar 9% sepanjang tahun ini, yang telah berjalan hampir satu setengah bulan.
Investor bereaksi terhadap serangkaian laporan keuangan perusahaan serta prospek kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pembicaraan damai akan segera dimulai setelah ia berbicara dengan para pemimpin Ukraina dan Rusia.
Laporan keuangan perusahaan tetap menjadi fokus di Eropa pada hari Jumat. Bank Inggris NatWest melaporkan hasil keuangan tahunan yang melampaui perkiraan laba dan pendapatan. Perusahaan, yang masih sebagian dimiliki oleh negara, mengatakan bahwa pemerintah Inggris telah mengurangi kepemilikannya di bank tersebut dari 7,98% menjadi 6,98%. Sahamnya turun 3% pada perdagangan siang hari.
Rumah mode haute couture Hermès juga melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat. Sahamnya naik 1,7% pada pukul 15:43 waktu London.
Baca Juga
Perang Dagang Memanas, Trump Tandatangani Rencana Tarif Resiprokal Besar-Besaran
Pasar Asia-Pasifik mengalami pergerakan yang beragam pada hari Jumat, sementara saham AS sedikit berubah pada hari terakhir pekan ini karena investor mempertimbangkan prospek perdagangan global setelah Presiden Donald Trump menandatangani rencana tarif timbal balik, tetapi belum menerapkan kebijakan tersebut secara langsung.

