Wall Street Bergejolak, Dow Merosot Lebih dari 200 Poin
NEW YORK, Investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) bergejolak pada perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat (20/10/2023) WIB.
Baca Juga
Yield Obligasi AS Melonjak, Tiga Indeks Utama Wall Street di Zona Merah
Saham SolarEdge anjlok 20% karena perusahaan memangkas panduan pendapatan kuartal ketiganya. Knight-Swift Transportation naik 13% setelah mengalahkan perkiraan pada kuartal ketiga baik pada laba atas maupun bawah.
Tindakan ini mengikuti hari yang bergejolak pada saham. 30 saham Dow merosot 250,91 poin, atau 0,75%, sedangkan S&P 500 kehilangan 0,85%. Nasdaq Composite turun hampir 1%. Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun yang menjadi acuan juga melonjak setinggi 4,996%, diperdagangkan pada level yang terakhir terlihat pada tahun 2007.
Imbal hasil 10 tahun belum melampaui ambang batas 5% dalam 16 tahun.
Saham-saham terguncang pada hari Kamis setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell berbicara di New York. Dia mengatakan inflasi masih terlalu tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah mungkin diperlukan untuk menurunkannya, seperti dikutip CNBC internasional. Powell juga mengatakan suku bunga tidak terlalu tinggi saat ini.
“Jalannya mungkin tidak mulus dan memakan waktu, saya dan rekan-rekan bersatu dalam komitmen kami untuk menurunkan inflasi secara berkelanjutan hingga 2 persen,” tambahnya.
Meskipun Powell tidak berkomitmen terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga pada pidatonya, pasar tampaknya berpikir bank sentral akan melewatkan kenaikan suku bunga pada bulan November.
Penetapan harga dana berjangka Fed mencerminkan kemungkinan 92% bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga yang sama pada akhir pertemuan bulan November, menurut CME FedWatch Tool.
Rata-rata indeks utama menurun minggu ini. S&P 500 turun 1,2% hingga penutupan Kamis, sedangkan Nasdaq turun 1,7%. Dow turun hampir 0,8%.
Saham berjangka turun pada Kamis malam karena para pedagang fokus pada kenaikan imbal hasil Treasury 10-tahun yang lebih tinggi baru-baru ini.
Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 30 poin, atau 0,09%. S&P 500 berjangka turun hampir 0,2% dan Nasdaq 100 berjangka turun sekitar 0,4%.
Baca Juga
Sentimen Rilis Laporan Keuangan, Saham Berjangka Wall Street Naik Tipis

