RS Indonesia di Gaza Kembali Alami Kerusakan Akibat Ledakan Roket
JAKARTA, Investortrust.id – Rumah Sakit Indonesia di Gaza kembali mengalami kerusakan menyusul terjadinya ledakan roket yang lokasinya sangat dekat dengan rumah sakit. Tiga orang relawan warga negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di rumah sakit saat terjadi ledakan diberitakan selamat.
“Kemlu telah berkomunikasi dengan pihak MER-C dan memperoleh informasi bahwa 3 WNI relawan di Rumah Sakit Indonesia sudah bisa dihubungi dan dalam keadaan baik. Ketiganya berada di basemen saat terjadinya serangan,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (10/11/2023).
Menurut Lalu, sasaran roket adalah daerah Taliza'tar yang lokasinya sangat dekat dengan RS Indonesia, sehingga RS Indonesia mengalami sejumlah kerusakan fisik tambahan.
Baca Juga
RS Indonesia di Gaza Akan Hentikan Operasi karena Kehabisan BBM
Sebelumnya diberitakan pula bahwa RS Indonesia di Gaza terancam tak bisa beroperasi melakukan perawatan para korban akibat kehabisan bahan bakar solar. Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Atef al-Kahlout, menyatakan bahwa rumah sakit tersebut akan berhenti beroperasi secara total karena kehabisan bahan bakar.
“Hari ini, Kamis tanggal 9 November 2023, solar untuk RS Indonesia tersisa 1.100 liter dan ini hanya cukup untuk satu hari saja,” kata dia.
“RS Indonesia akan berhenti beroperasi total besok (Jumat, red) jika tidak ada solar untuk menghidupkan generator sebagai sumber listrik,” kata al-Kahlout pada akun lembaga kemanusiaan MER-C Indonesia di platform X, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga
Jokowi Akan Sampaikan ke Biden soal Posisi Indonesia Atas Konflik Gaza
Sebelumnya, relawan MER-C yang berada di RS Indonesia, Fikri Rofiul Haq, pada Rabu (8/11/2023) mengatakan kepada Antara bahwa bantuan kemanusiaan belum bisa masuk ke wilayah utara Gaza tempat RS Indonesia berada.

