Imbal Hasil Treasury 2-Tahun Sempat Tembus 5% setelah Pernyataan Powell
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS melonjak, dengan imbal hasil obligasi 2 tahun melampaui angka 5%, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan inflasi belum kembali ke target bank sentral.
Baca Juga
Imbal hasil Treasury 2-tahun sempat melampaui level 5%, namun terakhir diperdagangkan pada 4,981% setelah naik lebih dari 4 basis poin. Imbal hasil Treasury 10-tahun naik lebih dari 3 basis poin menjadi 4,659%.
Ketua Fed Powell, ketika berbicara di Forum Washington mengenai Perekonomian Kanada, menyebutkan kurangnya kemajuan dalam inflasi, menambah kekhawatiran baru-baru ini bahwa bank sentral mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menurunkan suku bunga daripada yang telah diantisipasi para investor.
“Data yang lebih baru menunjukkan pertumbuhan yang solid dan kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja, namun juga kurangnya kemajuan lebih lanjut sepanjang tahun ini karena kembalinya target inflasi kami sebesar 2%,” kata Powell, dikutip dari CNBC, Rabu (17/04/2024).
Komentar tersebut mencerminkan pernyataan terbaru dari pejabat bank sentral lainnya. Presiden Federal Reserve Bank San Francisco Mary Daly baru-baru ini mengatakan “tidak ada urgensi” bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga.
Di sisi lain, investor mencerna data ekonomi terkini seperti angka penjualan ritel bulan Maret yang jauh lebih tinggi dari perkiraan, menunjukkan ketahanan belanja konsumen meskipun inflasi masih terus berlanjut.
Meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan Iran terhadap Israel pada akhir pekan juga membebani pikiran investor ketika para pengamat menunggu tanggapan Israel dan para pemimpin dunia menyerukan ketenangan dan pengendalian diri.
Baca Juga
Cermati Perkembangan Ekonomi AS, Imbal Hasil Treasury 10-tahun Naik

