Serangan Penikaman di Sekolah Kejuruan China, 8 Tewas dan Lukai 17 Lainnya
JAKARTA, Investortrust.id - Serangan penikaman di sebuah sekolah kejuruan di kota Wuxi, Timur China, terjadi pada hari Sabtu (16/11/2024) waktu setempat. Insiden ini menyebabkan sedikitnya delapan orang tewas dan 17 lainnya terluka, demikian melansir keterangan polisi setempat.
Dilansir ntd.com, serangan itu terjadi di Institut Seni dan Teknologi Kejuruan Wuxi di Yixing, sebuah kota kecil di Wuxi, sekitar pukul 18.30, Sabtu waktu setempat, kata polisi Yixing dalam sebuah pernyataan.
Tersangka adalah seorang pelajar laki-laki berusia 21 tahun bermarga Xu, dan kini telah ditahan pihak kepolisian.
Polisi mengatakan, Wu gagal dalam ujiannya dan tidak bisa lulus, serta dia tidak puas dengan gajinya yang ia peroleh saat magang. Dia memutuskan untuk melampiaskan rasa frustrasinya melalui serangan itu, demikian pernyataan kepolisian.
Baca Juga
Indonesia Alami Defisit Perdagangan dengan China, Tapi Surplus dengan AS
Video yang beredar di platform media sosial Barat seperti X menunjukkan orang-orang yang terluka tergeletak di jalan setelah serangan itu sementara yang lain bergegas memberikan bantuan. Di platform media sosial Tiongkok seperti Weibo, pencarian kata kunci mengenai serangan tersebut menghasilkan pernyataan polisi tetapi tidak ada video atau gambar yang terkait dengan serangan tersebut.
Rezim Beijing sering menyensor konten internet jika dianggap terlalu sensitif atau politis. Sebagian besar situs media sosial Barat dan mesin pencari seperti Google diblokir di balik apa yang umumnya dikenal sebagai Great Firewall, yang mengatur apa yang dapat diakses di Tiongkok.
Ini adalah serangan mematikan kedua dalam seminggu setelah seorang pria menabrakkan mobilnya ke orang-orang di sebuah fasilitas olahraga di selatan kota Zhuhai, menyebabkan sedikitnya 35 orang tewas dan melukai 43 lainnya.
Jumlah sebenarnya korban akibat peristiwa tersebut mungkin jauh lebih tinggi. Jumlah korban sebenarnya sulit untuk diverifikasi, karena rezim Tiongkok secara rutin menyembunyikan atau mengubah informasi.

