Wall Street “Flat” Jelang Pertemuan The Fed
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) cenderung datar pada perdagangan Senin waktu setempat atau Selasa (19/9/2023) WIB. Pelaku pasar menanti hasil pertemuan Bank Sentral AS.
Baca Juga
Cermati Data Kenaikan Inflasi, Indeks Wall Street Bergerak Bervariasi
Rata-rata indeks utama sebagian besar datar, dengan indeks S&P 500 naik tipis 0,07%. Komposit Nasdaq menambah keuntungan 0,01%, sedangkan 30 saham Dow naik tipis 0,02%, atau 6,06 poin.
Federal Open Market Committee (FOMC) akan digelar dua hari, 19-20 September.
“Pasar secara keseluruhan terasa sedikit lebih berombak daripada yang kita lihat selama sembilan bulan pertama tahun ini,” kata Ankur Crawford, wakil presiden eksekutif dan manajer portofolio di Alger seperti dikutip CNBC internasional.
“Tiongkok, seharusnya berhasil dan bisa keluar dari Covid-19 ... konsumen Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda tekanan yang lebih besar. Jadi kita menuju ke pasar yang lebih berombak, dan hal itu pada dasarnya mengarah ke teknologi,” tambahnya.
The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan ini, dengan para pedagang memperkirakan kemungkinan 99% bahwa bank sentral akan melewatkan kenaikan suku bunga, menurut alat FedWatch dari CME Group, yang merupakan ukuran penentuan harga dana berjangka fed fund.
Baca Juga
The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga, Investor Obligasi Masih “Wait and See”
Enam dari 11 sektor utama S&P mengakhiri sesi hari Senin dengan positif, dipimpin oleh sektor energi, dengan kenaikan 0,7%. Consumer dicretionary merupakan sektor dengan kinerja terburuk, turun sekitar 1%.

