Pasar Asia Merangkak Naik Jelang Pengumuman Suku Bunga Pinjaman China
JAKARTA, investortrust - Pasar Asia-Pasifik sebagian besar naik menjelang pengumuman dari China terkait suku bunga pinjaman satu tahun dan lima tahun pada hari Senin (21/8/2023).
LPR (loan prime rate) satu tahun dan lima tahun saat ini masing-masing sebesar 3,55% dan 4,2%. Reuters melaporkan bahwa dalam jajak pendapat dari 35 pengamat pasar, semua peserta memperkirakan pemotongan kedua suku bunga, setelah bank sentral China secara tak terduga menurunkan suku bunga fasilitas pinjaman jangka menengah minggu lalu.
Futures untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di posisi 17.794, lebih lemah dibandingkan dengan penutupan hari Jumat di 17.950,85. Pertama kalinya indeks turun di bawah angka 18.000 tahun ini dan terendah sejak November 2022.
Baca Juga
Atasi Kelesuan Ekonomi, China Diperkirakan Pangkas Suku Bunga Pinjaman
Di Australia, S&P/ASX 200 tergelincir 0,13%, tetapi pasar lain semuanya naik.
Nikkei 225 Jepang naik 0,31% dan Topix naik 0,28%. Kospi Korea Selatan naik 0,45%, sedangkan Kosdaq naik 0,38%.
Pada hari Jumat di AS, tiga indeks utama berakhir bervariasi, dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,07%. Namun, S&P 500 lebih rendah 0,01%, dan Nasdaq Composite turun 0,2%.
Baca Juga
Raksasa Properti Evergrande Ajukan Pailit, Pasar Saham Asia Terpuruk
Baik S&P dan Nasdaq mencatat kerugian minggu ketiga berturut-turut, sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Februari untuk S&P, dan Desember untuk Nasdaq.

