Lengserkan Partai Berkuasa, Partai Buruh Menang Telak dalam Pemilu Inggris
LONDON, investortrust.id - Partai Buruh menang telak dalam pemilu Inggris. Partai Buruh diperkirakan meraih 405 kursi, sedangkan Partai Konservatif hanya mendapat 154 kursi.
Baca Juga
Ini berarti Keir Starmer akan menjadi perdana menteri baru. Setelah memenangkan kursinya di Holborn dan St Pancras, Starmer mengatakan "perubahan dimulai di sini...sekarang saatnya kita mewujudkannya," ucap Starmer, dikutip dari BBC, Jumat (5/7/2024).
Dalam kekalahan terbesar Partai Konservatif ini, Menteri Pertahanan Grant Shapps kehilangan kursinya dari Partai Buruh. Pemimpin Reformasi Inggris Nigel Farage menjadi anggota parlemen untuk pertama kalinya.
Survei exit poll yang dilakukan BBC, ITV dan Sky sebelumnya menunjukkan Partai Buruh diperkirakan meraih kemenangan telak dalam pemilu Inggris.
Berdasarkan prediksi, Keir Starmer akan menjadi Perdana Menteri dengan dukungan dari 410 anggota parlemen (MP) Partai Buruh, hampir menyamai pencapaian Tony Blair pada tahun 1997.
Dukungan Partai Konservatif diperkirakan akan merosot menjadi 131 kursi, jumlah terendah dalam sejarah mereka. Partai Liberal Demokrat diproyeksikan menempati posisi ketiga dengan 61 kursi, sementara Partai Nasional Skotlandia (SNP) diperkirakan hanya akan mendapatkan 10 kursi. |
Partai Reformasi UK diperkirakan mendapatkan 13 kursi, dan Partai Hijau Inggris dan Wales diperkirakan akan menggandakan jumlah kursi mereka menjadi dua. Plaid Cymru diperkirakan mendapatkan empat kursi, sementara partai lainnya diperkirakan mendapatkan 19 kursi.
Survei exit poll didasarkan pada data dari pemilih di sekitar 130 tempat pemungutan suara di Inggris, Skotlandia, dan Wales. Survei ini tidak mencakup Irlandia Utara.
Pada lima pemilu umum sebelumnya, survei exit poll ini terbukti akurat dengan selisih antara 1,5 hingga 7,5 kursi. Prediksi ini menjadi pemulihan luar biasa bagi Partai Buruh yang mengalami hasil terburuk pascaperang pada pemilu 2019.
Hasil ini akan menjadi pukulan besar bagi Partai Konsevatif setelah 14 tahun berkuasa. Kekalahan Partai ini kemungkinan disebabkan oleh kebangkitan Partai Liberal Demokrat dan Partai Reformasi UK pimpinan Nigel Farage, yang tampaknya akan mendapatkan lebih banyak kursi dari yang diprediksi oleh banyak survei.
Wakil pemimpin Partai Buruh, Angela Rayner, mengatakan kepada BBC bahwa Sir Keir telah melakukan "pekerjaan yang luar biasa" dalam mentransformasi partai, tetapi menambahkan bahwa survei exit poll adalah survei, yang jadi acuan tetap hasil resmi.
Berdasarkan sistem pemilihan umum Inggris yang menganut sistem first-past-the-post, sebuah partai membutuhkan 326 kursi untuk memenangkan mayoritas keseluruhan di parlemen.
Setelah perhitungan dan pengumuman hasil, pemenang diharapkan akan bertemu dengan kepala negara Raja Charles III, yang akan meminta pemimpin partai terbesar untuk membentuk pemerintahan.
Pengangkatan menteri diharapkan akan segera dilakukan setelah pidato penerimaan di hadapan banyak media yang berkumpul di Downing Street.
Konfirmasi hasil tersebut akan menjadi puncak kenaikan kekuasaan yang luar biasa bagi Starmer (61) yang pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada tahun 2015.
Mantan pengacara hak asasi manusia dan kepala jaksa penuntut umum tersebut terpilih sebagai pemimpin Partai Buruh pada awal tahun 2020, menggantikan Jeremy Corbyn, yang kalah telak dari Boris Johnson pada tahun 2019.
Baca Juga
Pasar Eropa Terangkat Sentimen Pemilu Inggris, Saham Halofresh Melesat 10%

