Markas Milisi Hashd al-Shaabi Dibom, Bagian dari Konflik Israel-Iran?
JAKARTA, investortrust – Kelompok milisi Hashd al-Shaabi Irak mengkonfirmasi bahwa sebuah ledakan telah terjadi di markas besarnya di pangkalan militer Kalsu di provinsi Babil utara di Irak tengah.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (20/4/2024) seperti dilansir TRTWorld.com perwakilan milisi ini mengatakan: “Tim investigasi segera tiba di lokasi kejadian,” dan menambahkan bahwa ledakan tersebut menyebabkan kerugian materi dan menyebakan sejumlah orang cidera.
Hashd al-Shaabi, juga dikenal sebagai Popular Mobilization Forces (PMF) dalam bahasa Inggris, adalah sebuah koalisi milisi Irak yang dibentuk pada tahun 2014 sebagai tanggapan terhadap serangan yang dilakukan oleh ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) atau juga dikenal sebagai Daesh. Hashd al-Shaabi terdiri dari berbagai kelompok etnis, agama, dan politik di Irak, termasuk kelompok Syiah, Sunni, dan Kristen.
Baca Juga
Ada Konflik Lain di Luar Iran-Israel yang Harus Diwaspadai, Apa Itu?
Sebelumnya Kantor Berita Baghdad Today melaporkan bahwa “pesawat tak dikenal menargetkan markas besar pasukan Hashd al-Shaabi dengan dua rudal di pangkalan Kalsu di provinsi Babil.”
Setidaknya satu anggota kelompok milisi Hashd al-Shaabi tewas dan delapan lainnya terluka dalam serangan yang menargetkan pangkalan militer Kalsu. Sempat terjadi kobaran api, namun berhasil dipadamkan.
Sementara itu, Amerika membantah terlibat dalam ledakan tersebut. “Kami mengetahui laporan yang mengklaim bahwa Amerika Serikat melakukan serangan udara di Irak hari ini. Laporan tersebut tidak benar,” kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan.
Israel juga mengatakan pihaknya tidak terlibat dalam ledakan tersebut, menurut CNN, mengutip seorang pejabat. Sehingga belum bisa dipastikan apakah serangan ini masih bertalian dengan serangan balasan Israel kepada Iran.

