LONDON, investortrust.id – Tertekan pelemahan euro, saham-saham Eropa melemah pada hari Rabu (26/06/2024), memperpanjang sentimen negatif yang terlihat pada sesi perdagangan sebelumnya.
Baca Juga
Bursa Eropa Melemah, Saham Airbus Terjun 9%
Mengutip CNBC, indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup 0,5% lebih rendah, setelah naik pada hari sebelumnya.
FTSE 100 turun 22,46 poin atau 0,27% menjadi 8225,33. DAX Jerman melemah 22,38 poin atau 0,12% menjadi 18155,24. Indeks CAC 40 Prancis melorot 53,15 poin atau 0,69% menjadi 7609,15
Saham otomotif, perjalanan dan rekreasi masing-masing turun 1,23% dan 1,76%, sementara teknologi menjadi satu-satunya sektor yang menguntungkan, naik tipis 0,36%. Pola tersebut tercermin di Wall Street, di mana Nasdaq Composite yang berbasis teknologi membukukan sedikit kenaikan meskipun terjadi penurunan pasar yang lebih luas, karena pembuat chip Nvidia tetap menjadi fokusnya.
Euro mengalami kerugian hari kedua terhadap dolar AS, turun 0,3%, karena investor mengamati risiko politik dan bersiap untuk data inflasi AS baru yang dirilis pada hari Jumat.
Saham Volkswagen merosot 1,64% setelah produsen mobil Jerman itu mengumumkan investasi $5 miliar pada startup kendaraan listrik yang terdaftar di AS, Rivian, yang melonjak hampir 30%.
Dari segi data, angka yang dirilis oleh perusahaan riset pasar GfK dan Nuremberg Institute for Market Decisions pada hari Rabu menunjukkan bahwa sentimen konsumen Jerman diperkirakan turun pada bulan Juli setelah empat bulan berturut-turut membaik.
Di tempat lain, data dari kantor statistik nasional Prancis menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen turun sedikit ke 89 pada bulan Juni.
Pasar Asia-Pasifik bervariasi pada hari Rabu karena tingkat inflasi Australia naik selama tiga bulan berturut-turut, sementara saham semikonduktor dan terkait melonjak.
Baca Juga
Pasar Eropa Menguat Ditopang Saham Perbankan