Lebih dari 1.000 Jamaah Haji Wafat Selama Ibadah Haji, 165 Orang Asal Indonesia
JAKARTA, Investortrust.id — Lebih dari 1.000 orang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji tahun ini di Arab Saudi. Para jamaah haji menghadapi suhu yang sangat tinggi, demikian disampaikan pejabat yang menangani haji seperti dilansir AP, Minggu (23/6/2024).
Lebih dari separuh korban merupakan warga negara Mesir demikian disampaikan seorang pejabat di Kairo yang tak ingin disebutkan identitasnya. Setidaknya sebanyak 630 jamaah yang datang dengan visa kunjungan dilaporkan meninggal dunia, kematian terbanyak terjadi di Kompleks Darurat di lingkungan Al-Muaisem di Mekkah. Seorang diplomat Mesir mengatakan bahwa sebagian besar jamaah yang wafat telah dimakamkan di Arab Saudi.
Sementara itu sebanyak 31 jamaah meninggal disebabkan karena penyakit kronis.
Mesir pun dilaporkan telah mencabut izin 16 agen perjalanan yang membantu jamaah menjalankan ibadah haji secara ilegal.
Baca Juga
Dalam pernyataannya, Pemerintah Mesir mengatakan 16 agen perjalanan tersebut gagal memberikan layanan yang memadai bagi jamaah. Dikatakan bahwa lembaga-lembaga tersebut secara ilegal memfasilitasi perjalanan jamaah ke Arab Saudi dengan menggunakan visa yang tidak mengizinkan pemegangnya untuk melakukan perjalanan ke Mekkah.
Pemerintah juga mengatakan pejabat dari perusahaan tersebut telah diajukan ke pengadilan untuk penyelidikan.
Jumlah korban meninggal sebanyak 1.000 orang disebutkan pula termasuk 165 jamaah dari Indonesia, 98 dari India dan puluhan lainnya dari Yordania, Tunisia, Maroko, Aljazair dan Malaysia, demikian hasil penghitungan dari Associated Press. Dua jemaah asal AS juga dilaporkan meninggal dunia.
Beberapa negara seperti Yordania dan Tunisia menyebut suhu tinggi akibat panas yang menjadi penyebab jamaah meninggal dunia.
Baca Juga
Angka kematian di tahun ini disebut-sebut jauh lebih tinggi dari biasanya.
Sementara itu pemerintah Kerajaan Arab Saudi belum berkomentar soal tingginya angka kematian jamaah selama menunaikan ibadah haji.

