Dow Jones Melemah di Tengah Minimnya Sentimen Positif di Wall Street
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Selasa waktu AS atau Rabu (10/04/2024). Indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat, sedangkan Dow Jones melemah.
Baca Juga
Wall Street tak Bergairah, Investor ‘Wait and See’ Jelang Rilis Data Inflasi AS
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup tepat di bawah garis datar. Investor berjuang untuk mendapatkan kembali momentum positif menjelang rilis data inflasi utama AS.
Indeks 30 saham tergelincir 9,13 poin atau 0,02% menjadi 38.883,67. Pada sesi terendahnya, Dow turun 320,71 poin, atau 0,82%. S&P 500 mencatat kenaikan sebesar 0,14% menjadi 5,209.91, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 0,32% dan ditutup pada 16,306.64.
Produsen chip Nvidia turun 2%. Beberapa perusahaan teknologi dengan kapitalisasi besar juga negatif pada hari ini, dengan Meta dan Netflix masing-masing turun sekitar 0,5% dan 1,6%.
Laporan indeks harga konsumen bulan Maret dijadwalkan dirilis pada hari Rabu pukul 8:30 pagi ET. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan inflasi meningkat 0,3% di bulan Maret dari bulan ke bulan.
Investor akan terus mencermati data tersebut saat mereka mencari petunjuk kapan Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunganya. Saat ini, data perdagangan berjangka dana fed fund menunjukkan kemungkinan sekitar 42% bahwa suku bunga akan tetap stabil di bulan Juni, menurut alat FedWatch CME Group.
“Pasar tidak bergerak selama seminggu terakhir ini, khawatir terhadap The Fed dan komitmennya untuk menurunkan suku bunga,” kata Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research, seperti dikutip CNBC internasional. “Pembacaan IHK yang lebih kuat dari perkiraan, baik pada tingkat berita utama maupun tingkat inti, dapat memicu katalis untuk koreksi.”
Jamie Cox, Managing Partner Harris Financial Group, mencatat bahwa aksi jual pada hari Selasa mungkin juga merupakan reaksi musiman seminggu menjelang Hari Pajak.
“Banyak orang menjual aset untuk membayar pajak. Ini terjadi setiap tahun. Jadi ada semacam pertemuan dari [berbagai] faktor tersebut,” katanya.
Baca Juga

