Bursa Eropa di Zona Merah, Saham IT Prancis Atos Anjlok 15%
LONDON, investortrust.id - Saham-saham Eropa melemah pada hari Selasa (11/06/2024). Investor menantikan hasil pertemuan Federal Reserve dan data inflasi AS.
Baca Juga
Pasar Eropa Merosot setelah Macron Menyerukan Pemilu Sela, Indeks CAC 40 Prancis Anjlok 1,8%
Indeks Stoxx 600 ditutup turun 0,9%, memangkas sedikit kenaikan di awal sesi. Seluruh sektor dan bursa utama ditutup di zona merah, dengan sektor perbankan memimpin kerugian, turun 2,17%.
Startup komputasi Inggris Raspberry Pi ditutup naik 38,5% setelah debut pasarnya di bursa utama London.
Sementara itu, saham perusahaan IT Prancis Atos anjlok lebih dari 15% setelah perusahaan tersebut mengumumkan kesepakatan penyelamatan yang akan mengakibatkan dilusi besar pada pemegang saham yang ada.
Data ketenagakerjaan Inggris yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan jumlah karyawan yang digaji naik 0,6% YoY di bulan Mei, namun tingkat pengangguran meningkat menjadi 4,4% dari 4,3% pada basis triwulanan.
Pertumbuhan upah tahunan tidak termasuk bonus dipertahankan sebesar 6% selama tiga bulan dari bulan Februari hingga April, sehingga menimbulkan potensi kekhawatiran bagi Bank of England ketika mempertimbangkan kapan harus menurunkan suku bunga.
“Apa yang sangat ingin dilihat oleh Bank of England adalah penurunan inflasi upah lebih besar dari sebelumnya, terutama dengan tingkat inflasi utama yang mendekati target,” kata Richard Carter, kepala penelitian bunga tetap di Quilter Cheviot, dalam sebuah catatan seperti dilansir CNBC.
“BoE akan sangat berhati-hati dalam menurunkan suku bunga pada saat daya beli konsumen sedang tinggi dan berpotensi memicu serangan inflasi baru. Oleh karena itu, data hari ini akan terus meredam penurunan suku bunga pada bulan Juni atau Agustus, dengan bulan November tetap menjadi tanggal yang paling mungkin untuk mengalami penurunan suku bunga pertama.”
Hari Rabu akan dirilis angka produk domestik bruto Inggris untuk bulan April.
