Investor Cermati Data Ekonomi Terbaru, Yield Obligasi AS Cenderung ‘Flat’
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS sedikit berubah dan cenderung ‘flat’ pada hari Kamis. Investor mempertimbangkan data ekonomi terbaru dan mempertimbangkan prospek penurunan suku bunga.
Baca Juga
Yield Obligasi AS Turun, Pasar Cermati Data Ketenagakerjaan ADP
Mengutip CNBC, imbal hasil Treasury 10-tahun naik sekitar 1 basis poin menjadi 4,288%. Imbal hasil Treasury 2-tahun bertambah kurang dari 1 basis poin hari ini menjadi 4,73%.
Bank Sentral Eropa (ECB) mengumumkan penurunan suku bunga pertamanya sejak 2019 pada hari Kamis, meski tekanan inflasi di zona euro masih berlanjut. Langkah ini kemungkinan akan meningkatkan tekanan pada Federal Reserve AS untuk mengikuti jejaknya dan membatalkan kebijakan moneter yang dianggap terlalu ketat oleh investor. The Fed akan mengadakan pertemuan minggu depan, namun penurunan suku bunga di AS diperkirakan baru akan dilakukan pada akhir tahun ini.
Kanada menjadi negara pertama di Kelompok G7 yang menurunkan suku bunga pada siklus saat ini. Kanada menurunkan suku bunga pada hari Rabu, menyusul pemotongan yang dilakukan oleh bank sentral di Swedia dan Swiss pada awal tahun.
Investor menganalisis data ekonomi terbaru dan menantikan laporan pekerjaan bulan Mei yang dijadwalkan akhir minggu ini. Hal ini mencakup data nonfarm payrolls dan tingkat pengangguran, sehingga memberikan investor wawasan mengenai keadaan pasar tenaga kerja.
Data yang dirilis pada hari Rabu oleh ADP menunjukkan bahwa gaji swasta meningkat sebesar 152.000 pada bulan Mei, di bawah perkiraan sebesar 175.000. Awal pekan ini, angka lowongan pekerjaan untuk bulan April mencapai 8,059 juta, terendah dalam tiga tahun.
Investor juga mempertimbangkan data yang memberikan petunjuk baru mengenai keadaan perekonomian. Indeks manajer pembelian ISM untuk sektor jasa, yang dirilis pada hari Rabu, naik menjadi 53,8 pada bulan Mei, di atas perkiraan sebelumnya sebesar 50,7. Angka di atas 50 menunjukkan perluasan sektor ini.
Baca Juga
Yield Obligasi Zona Euro Terkerek setelah ECB Pangkas Suku Bunga

