Soal Konflik Palestina-Israel, PM Qatar: Two State Solution Kuncinya
JAKARTA, investortrust.id - Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani menuntut Israel untuk menyetujui jalur wajib untuk solusi dua negara (two state solution). Menurutnya, hal tersebut merupakan kunci untuk stabilitas masa depan di Israel dan wilayah Palestina.
Hal itu disampaikan langsung oleh Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) atau Forum Ekonomi Dunia ke-54 di Davos, Swiss, Selasa (16/1/2024). "Kita tidak bisa memiliki solusi dua negara tanpa memiliki pemerintah dan politisi di Israel yang percaya pada ko-eksistensi bersama-sama secara damai. Kita tidak bisa memiliki semua ini berlangsung, tanpa mengakhiri perang (Palestina-Israel)," ujarnya.
Baca Juga
Yordania Gelar Pertemuan dengan Mesir dan Palestina Bahas ‘Perkembangan Membahayakan’ di Gaza
Lebih lanjut, Mohammed Bin Abdulrahman al-Thani mengatakan, warga Palestina harus memutuskan apakah Hamas yang menjalankan Gaza akan terus memainkan peran politik di masa depan. Selain itu, ia menyebut Qatar percaya bahwa menjinakkan konflik di Gaza akan menghentikan eskalasi di front lain dan menambahkan bahwa situasi regional saat ini adalah 'resep eskalasi di mana-mana'.
"Apa yang kita miliki saat ini di regional adalah resep eskalasi di mana-mana," imbuhnya.

