Pasar Eropa Ditutup Bervariasi, Saham Maersk Melonjak 7%
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Eropa ditutup beragam pada hari Senin karena investor menunggu rilis data inflasi AS yang baru.
Baca Juga
Kinerja Perbankan Perancis di Atas Perkiraan, Pasar Eropa Menguat
Stoxx 600 pan-Eropa sedikit berubah, dengan bursa-bursa besar berada di wilayah negatif. Saham konstruksi dan material memimpin kerugian, turun 0,9%, sementara saham otomotif naik 1,4%.
Indeks FTSE 100 turun 18,77 poin atau 0,22% menjadi 8.414,99. Indeks DAX Jerman melemah 30,63 poin atau 0,16% menjadi 18.742,22. Indeks CAC 40 Prancis turun 9,86 poin atau 0,12% dan ditutup pada 8.209,28. Sedangkan, IBEX 35 naik 46,5 poin atau 0,42% menjadi 11.152
Saham Maersk melonjak 805 DKK (Krona Denmark) atau 7,7% menjadi 11.240 DKK.
Laporan indeks harga konsumen AS bulan April akan dirilis pada hari Rabu, dengan para trader berharap kembalinya kenaikan suku bunga Federal Reserve tidak akan terjadi meskipun ada laporan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan.
Di Wall Street, saham-saham AS ditutup bervariasi pada hari Senin karena investor bergulat dengan meningkatnya ekspektasi inflasi.
Pasar Asia-Pasifik beragam karena investor menilai data inflasi Tiongkok bulan April yang lebih kuat dari perkiraan; Indeks harga konsumen Tiongkok naik 0,3% YoY, mengalahkan perkiraan Reuters yang memperkirakan kenaikan 0,2%.
Angka inflasi India juga akan dirilis pada Senin malam, dengan para ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi di negara dengan perekonomian terbesar kelima di dunia ini akan sedikit melambat menjadi 4,8% pada bulan April, turun dari 4,85% pada bulan Maret.
Baca Juga
Dibayangi Kekhawatiran Inflasi, Dow Jones Terkoreksi Setelah Reli 8 Hari

