Pasar Asia di Zona Hijau, Mengikuti Irama Wall Street
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik melanjutkan kenaikannya karena Wall Street terus menguat untuk hari kedua berturut-turut, Rabu (24/04/2024). Investor menantikan angka inflasi kuartal pertama dari Australia.
Baca Juga
Wall Street Lanjut Menguat, Dow Melesat 250 Poin Lebih, S&P 500 dan Nasdaq Melonjak di Atas 1%
Indeks harga konsumen Australia diperkirakan naik 3,5%, menandai perlambatan inflasi selama lima kuartal berturut-turut, menurut ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Dikutip dari CNBC, S&P/ASX 200 naik 0,21% menjelang pembacaan CPI.
Nikkei 225 Jepang melonjak 1,27%, sedangkan Topix berbasis luas naik 0,71%.
Kospi Korea Selatan naik 1,85%, didukung oleh kenaikan 3% pada saham kelas berat Samsung Electronics, sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq menguat 1,25%.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 16,925 menunjukkan pembukaan yang lebih kuat setelah HSI memimpin kenaikan di Asia pada hari Selasa dan ditutup pada 16,828.93.
Di AS, ketiga indeks utama naik untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Selasa karena kuatnya laporan pendapatan perusahaan meredakan kekhawatiran atas kenaikan suku bunga.
Dow Jones Industrial Average naik 0,69%, menandai kenaikan beruntun empat hari. S&P 500 naik 1,2%, sedangkan Nasdaq Composite mencatat kenaikan terbesar sebesar 1,59%.
Baca Juga

