Tak Ikuti Seruan IDF, Ratusan Ribu Warga Palestina Masih Berada di Gaza Utara
JAKARTA, Investortrust.id - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) memberi waktu evakuasi selama empat jam bagi penduduk Kota Gaza untuk mengungsi ke selatan..
Baca Juga
Korban Konflik Bersenjata di Gaza Terus Bertambah, Lebih dari 10 Ribu Termasuk Anak-Anak
Militer Israel menyatakan, Selasa (7/11/2023), akan melawan apa yang mereka sebut sebagai benteng Hamas. Waktu yang ditentukan telah berlalu.
Meskipun ada seruan untuk pindah ke selatan, ratusan ribu penduduk masih berada di kota dan bagian utara Gaza, kata para pejabat daerah kantong tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kembali bahwa tidak akan ada gencatan senjata di Gaza kecuali Hamas setuju untuk membebaskan sandera Israel.
Gedung Putih mengatakan Presiden Joe Biden membahas penerapan jeda sementara pertempuran dengan perdana menteri guna menciptakan peluang bagi bantuan kemanusiaan untuk masuk ke Gaza.
Serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 10 ribu warga Palestina sejak 7 Oktober, menurut Kementerian Kesehatan Palestina yang dikelola Hamas.
Jumlah total kematian yang tercatat selama 31 hari pertempuran adalah 10.022 orang, termasuk 4.102 anak-anak, kata kementerian tersebut.
Baca Juga
Perang di Gaza, Israel Diperkirakan ‘Bakar Duit’ Sekitar Rp 800 Triliun

