Korban Konflik Israel-Hamas Capai 10 Ribu Lebih, IDF Serang Ambulans di Gaza
JAKARTA, Investortrust.id - Korban tewas dalam konflik Israel-Hamas diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu.
Baca Juga
Australia Peringatkan, Israel Akan Hadapi Risiko Besar Jika Konflik Gaza Meluas
Jumlah korban jiwa terus meningkat, dengan jumlah korban tewas di Gaza sekarang di atas 9.000 orang, menurut laporan terbaru Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza. Sedangkan, Israel pada hari Minggu mengatakan bahwa lebih dari 1.400 orang telah terbunuh, mayoritas dalam serangan teror Hamas pada 7 Oktober.
Serangan bersenjata terus berlangsung. Pada Jumat (3/11/2023), Pasukan Pertahanan Israel (IDF/Israeli Defence Forces) telah menyerang sekelompok ambulans yang diparkir di dekat rumah sakit Al-Shifa.
Dua pihak memberi keterangan agak berbeda. IDF mengklaim bahwa ambulans tersebut digunakan oleh Hamas untuk membawa operasi dan senjata.
Sedangkan, sebuah kelompok kemanusiaan Palestina mengatakan ambulans tersebut kembali dari perbatasan Rafah setelah mengangkut orang-orang yang terluka.
Sebelumnya, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah memuji militan Palestina dan kekuatan lain di kawasan yang menyerang kepentingan Israel dan AS setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.
Dalam pidatonya di televisi, Sabtu, Nasrallah menyebut serangan yang dilakukan militan Hamas, yang menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel dan menyandera lebih dari 240 orang, merupakan tindakan yang ‘luar biasa’ menurut terjemahan Al Jazeera.
Ia menambahkan, operasi tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pihak lain yang disebutnya sebagai ‘poros perlawanan’.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat pagi setelah Gedung Putih menyerukan ‘jeda kemanusiaan’ dalam konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas.
Utusan utama AS juga bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog untuk membahas upaya pembebasan sandera dari Hamas dan mempercepat bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Hal ini terjadi ketika bentrokan antara Pasukan Pertahanan Israel dan Hamas terus berlanjut. IDF menggambarkan ‘pertempuran panjang’ pada Kamis malam yang menyatakan bahwa ‘teroris menembakkan rudal anti-tank’.
Baca Juga
Jerman Desak Israel Lindungi Warga Palestina dari Kekerasan di Tepi Barat

