Pertahankan Suku Bunga, The Fed Masih Buka Kemungkinan Pemangkasan Tiga Kali pada 2024
WASHINGTON, Investortrust.id – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunganya pada akhir pertemuan bulan Maret, dan tetap berpegang pada perkiraan penurunan suku bunga sebanyak tiga kali pada 2024.
Baca Juga
Powell: The Fed ‘Tak Jauh’ Lagi dari Titik Pemangkasan Suku Bunga
Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan terus mencari konfirmasi bahwa inflasi semakin mendekati target bank sentral sebesar 2%, di tengah tren inflasi yang sempat memanas lagi baru-baru ini.
“Hal lainnya adalah, pada paruh kedua ini, terdapat angka-angka yang cukup rendah, sehingga mungkin akan lebih sulit untuk memperkirakan jangka waktu 12 bulan ke depan,” kata Powell, Rabu waktu AS atau Kamis (21/03/2024), seperti dikutip CNBC.
“Meskipun demikian, kami mencari data yang mengkonfirmasi rendahnya angka yang kami alami tahun lalu. Dan memberi kami tingkat keyakinan yang lebih tinggi bahwa apa yang kami lihat adalah inflasi benar-benar turun secara berkelanjutan hingga 2%,” tutur Powell
Dalam paparan bersama media, Powell tak mau menyebut kapan keputusan pemotongan suku bunga akan dilakukan. Dia juga tidak menanggapi saat ditanya apakah pejabat bank sentral akan menurunkan suku bunga pada pertemuan mereka yang akan datang di bulan Mei atau Juni.
Powell hanya menegaskan bahwa penurunan pertama kemungkinan akan dilakukan “pada suatu saat di tahun ini.”
Pernyataan pasca rapat Fed hampir sama dengan pernyataan pada bulan Januari, mempertahankan guidance bahwa penurunan suku bunga tidak akan sesuai sampai para pejabat lebih yakin bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target 2%.
Federal Open Market Committee (FOMC) menegaskan kembali niatnya untuk terus mengurangi neraca keuangan sebanyak US$95 miliar per bulan. Beberapa pejabat, termasuk Presiden Fed Dallas Lorie Logan, telah menyerukan perlambatan laju pengurangan portofolio aset The Fed.
Setelah menaikkan suku bunga acuan lebih dari lima poin persentase mulai Maret 2022, para pejabat The Fed telah menekankan tidak terburu-buru untuk menurunkan biaya pinjaman sampai mereka yakin inflasi terkendali.
Baca Juga
Wall Street Lanjutkan Penguatan Jelang Pengumuman The Fed, Dow Jones Melonjak di Atas 300 Poin

