Pasar Asia Bervariasi, Indeks Nikkei Anjlok Setelah PDB Jepang Direvisi Turun
JAKARTA, Investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik ditutup beragam pada Jumat (8/12/2023.
Baca Juga
Sejumlah faktor menjadi pemicu pergerakan indeks.
PDB Jepang pada kuartal ketiga direvisi turun secara mengejutkan, sementara bank sentral India mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya tetap stabil.
PDB Jepang pada kuartal ketiga direvisi turun menjadi penurunan 0,7% kuartal-ke-kuartal, penurunan yang lebih tajam dibandingkan penurunan 0,5% yang diperkirakan sebelumnya. Para ekonom memperkirakan bahwa angka yang direvisi tidak akan berubah pada 0,5%
Nikkei 225 Jepang anjlok 1,68% berakhir pada 32,307.86, level terendah dalam sebulan. Sedangkan Topix turun 1,5% menjadi 2,324.47.
Reserve Bank of India mempertahankan tingkat repo rate sebesar 6,5%, sejalan dengan jajak pendapat Reuters terhadap 64 ekonom yang dengan suara bulat memperkirakan bank tersebut akan mempertahankan suku bunga kebijakan acuannya tetap stabil.
Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,3% dan berakhir pada 7,194.9, membalikkan penurunan sebelumnya.
Kospi Korea Selatan naik 1,03% menjadi berakhir pada 2,517.85 sedangkan saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 2,11% menjadi 830,37.
Indeks Hang Seng Hong Kong menghapus kenaikan sebelumnya dan diperdagangkan sedikit di bawah garis datar dalam satu jam terakhir, sementara CSI 300 Tiongkok daratan naik 0,24%, rebound dari level terendah empat tahun dan berakhir pada 3,399.46.
Di AS, ketiga indeks utama menguat karena Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 memecahkan penurunan tiga hari berturut-turut, menjelang laporan pekerjaan penting pada hari Jumat.
S&P 500 naik 0,8%, sedangkan blue-chip Dow bertambah 0,17%. Nasdaq Composite menguat 1,37% karena saham-saham teknologi berkinerja lebih baik.
Baca Juga

