Pasar Asia Menguat di Tengah Kenaikan Yield Obligasi AS
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik menguat meski imbal hasil obligasi AS mencapai level tertinggi.
Imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya selama lebih dari satu dekade.
Imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun yang menjadi acuan mencapai titik tertinggi yaitu 4,34%, atau level tertinggi sejak November 2007. Bila imbal hasil obligasi meningkat, biasanya harga saham melemah.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC internasional, Selasa (22/8/2023), indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,67%, sedangkan Topix naik 0,73%.
Semalam, Grup SoftBank unit chip Arm mengajukan pencatatan saham di Nasdaq yang diharapkan menjadi yang terbesar tahun ini.
Baca Juga
Harga Komoditas Turun, Neraca Pembayaran Indonesia Defisit Rp 113 Triliun
Kospi Korea Selatan juga naik 0,53%, dan Kosdaq naik 0,42%. S&P/ASX 200 Australia melayang tepat di atas garis datar.
Indeks Hang Seng Hong Kong rebound dari penurunan beruntun tujuh hari dan naik 0,54%, sementara di China daratan, CSI 300 naik 0,1%.
