Lonjakan Yield Obligasi AS Tekan Wall Street, Indeks Nasdaq Melemah
NEW YORK, Investortrust.id – Kenaikan imbal hasil Treasury 10-tahun menekan pasar saham Amerika Serikat, terlihat dari pergerakan indeks Wall yang cenderung datar dan melemah.
Baca Juga
Penjualan Ritel di Atas Ekspektasi, Yield Treasury 10-Tahun Melonjak ke Level 4,8%
S&P 500 ditutup mendekati garis datar pada Selasa waktu setempat atau Rabu (18/10/2023) karena investor menganalisis pergerakan imbal hasil obligasi terbaru dan musim pendapatan perusahaan.
Indeks gabungan tergelincir 0,01% menjadi 4,373.20, sedangkan Nasdaq Composite tergelincir 0,25% menjadi 13,533.75.
Dow Jones Industrial Average bertambah 13,11 poin, atau 0,04%, dan ditutup pada 33.997,65.
Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun mencapai 4,8%, level tertinggi sejak 6 Oktober – ketika diperdagangkan pada 4,887%. Langkah ini mengikuti data penjualan ritel yang lebih tinggi dari perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones.
Meningkatnya imbal hasil telah menekan pasar secara luas dalam beberapa pekan terakhir karena para pedagang menilai prospek kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat lebih lama dari perkiraan. Investor juga mempertimbangkan potensi dampak perang Israel-Hamas terhadap perekonomian global.
“Pasar obligasi lebih mendorong pasar saham pada saat ini,” kata Chris Zaccarelli, kepala investasi di Independent Advisor Alliance, seperti dikutip CNBC internasional. “Anda melihat tren yang kita lihat selama dua bulan terakhir kembali muncul.”
Sementara itui, musim laporan keuangan kuartal ketiga membantu meredakan kekhawatiran. Bank of America menguat lebih dari 2% didukung laporan yang lebih baik dari perkiraan.
Bank of New York Mellon naik hampir 4%, juga di atas perkiraan analis pada kuartal tersebut.
Selain pendapatan, saham-saham chip termasuk Nvidia dan Advanced Micro Devices mengalami kesulitan di sesi ini setelah Departemen Perdagangan AS mengumumkan rencana untuk memperketat pembatasan penjualan chip kecerdasan buatan canggih ke Tiongkok.
Baca Juga
Wall Street Menguat di Musim Rilis Laporan Keuangan, Dow Melambung di Atas 300 Poin

