Akhirnya, Bitcoin Tembus US$ 40 Ribu per Koin
JAKARTA, Investortrust.id – Nilai Bitcoin berhasil menembus angka US$40.000 per koin, melanjutkan pemulihan nilai di tahun ini menyusul ekspektasi penurunan suku bunga dan tingginya harapan pada Exchange Trade Fund.
Token bergerak naik 2,9% menjadi US$40,867 pada perdagangan Senin (4/12/2023) pukul 10:33 pagi waktu Singapura. Angka itu mencerminkan lonjakan sebesar 146% di tahun 2023. Bitcoin terakhir berada pada level tersebut pada April 2022, sebelum keruntuhan stablecoin TerraUSD yang menyebabkan penurunan nilai aset digital sebesar US$2 triliun.
Baca Juga
Minat para Investor semakin tinggi setelah mereka yakin bahwa Federal Reserve telah rampung dengan kebijakan kenaikan suku bunganya karena angka inflasi yang melambat.
Para pelaku industri kripto juga tengah menunggu keputusan soal aplikasi ETF Bitcoin spot pertama di AS yang akan dijalankan oleh BlackRock Inc. Bloomberg Intelligence memperkirakan platform ETF ini akan memperoleh persetujuan dari Securities & Exchange Commission AS pada bulan Januari 2024.
"Bitcoin didukung oleh optimisme seputar persetujuan SEC untuk ETF, dan pemotongan suku bunga oleh Fed pada tahun 2024," tulis Tony Sycamore, analis pasar di IG Australia Pty, dalamcatatannya. Pola grafik teknis menurutnya menunjukkan US$42,330 sebagai level resisten selanjutnya yang perlu diperhatikan para pelaku pasar.
Baca Juga
Cardano dan Dogecoin Pimpin Kenaikan Harga, Bitcoin Dekati US$38.000
Pemulihan nilai Bitcoin dari bencana kripto tahun 2022 menggambarkan upaya industri ini menahan gempuran sejumlah isu buruk di industri mata uang kripto. Sebut saja kasus penahanan Sam Bankman-Fried atas tuduhan penipuan di FTX, dan kasus pendiri Binance yang berujung pencopotan Changpeng Zhaodari posisi CEO.
Para investor kripto yang optimis berargumen bahwa upaya pengendalian praktik-praktik curang di industri, dan prospek dibukanya ETF bitcoin menandakan kedewasaan industri kripto dan berpotensi mendapatkan basis investor yang lebih luas.
"Tindakan penegakan hukum terkini telah menanamkan kepercayaan di kalangan investor," kata Su Yen Chia, co-founder Asia Crypto Alliance. Bitcoin menurutnya mengikuti momentum di pasar keuangan tradisional dengan harapan kenaikan suku bunga Fed yang tak akan hawkish di tahun depan.

