Menanti Rilis Data Ekonomi Regional, Pasar Asia Ditutup Bervariasi
JAKARTA, Investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik memulai minggu ini dengan bervariasi menjelang rilis data ekonomi utama dari berbagai wilayah.
Baca Juga
Keputusan kebijakan moneter dari Jepang dan Malaysia, data inflasi dari Korea Selatan, dan angka pertumbuhan domestik bruto dari Taiwan dan Hong Kong menjadi sorotan regional minggu ini.
Nikkei 225 Jepang turun 0,95% menjadi 30,696.96, ketika Bank Sentral Jepang memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari, sementara Topix kehilangan 1,04% menjadi 2,231.24.
Sebaliknya, Kospi Korea Selatan naik 0,34%, berakhir pada 2,310.55 dan Kosdaq ditutup naik 1,15% pada 757.12.
Indeks harga saham gabunangan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup meelmah 22,9 poin (0,34%) menjadi 6.735,89. IHSG bergerak dalam rentan 6.692,78-6.775.
Di Australia, S&P/ASX 200 tergelincir 0,79% menjadi 6.772,90, karena negara itu mengalami kenaikan penjualan ritel bulan September di atas perkiraan.
Indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 0,08% dalam satu jam terakhir, sedangkan indeks CSI 300 Tiongkok daratan mengakhiri hari dengan naik 0,6% pada 3,583.77.
Pada hari Jumat di AS, ketiga indeks utama mengakhiri hari dengan beragam, dengan S&P 500 memasuki wilayah koreksi karena penjualan baru terjadi di Wall Street di tengah kekhawatiran resesi.
Dow Jones Industrial Average turun 1,12%, sedangkan S&P 500 tergelincir 0,48%. Sementara itu, Nasdaq Composite bertahan 0,38% lebih tinggi menjadi 12,643.01, berkat Amazon yang mengalahkan ekspektasi analis untuk pendapatan dan laba pada kuartal ketiga.
Baca Juga
Aksi Jual Landa Wall Street, Indeks Dow Jones Merosot Lebih dari 350 Poin

