Wall Street Berpacu, Tiga Indeks Utama Melaju di Atas 1%
NEW YORK, Investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali menguat, reli empat hari berturut-turut.
Baca Juga
Wall Street Menguat Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga, Dow Melaju di Atas 200 Poin
Tiga indeks utama Wall Street melaju di atas 1%.
Salah satu pemicu adalah penurunan imbal hasil obligasi AS. Imbal hasil obligasi AS 10-tahun turun sekitar 12 basis poin menjadi 4,668%. Bulan lalu, imbal hasil acuan sempat menembus 5%.
Pada penutupan Kamis waktu setempat atau Jumat (3/11/2023), Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 564,5 (1,7%) menjadi 33,839.08, hari terbaiknya sejak Juni.
S&P 500 bertambah 1,89% menjadi 4,317.78, hari terbaiknya sejak April. Ini juga pertama kalinya S&P 500 membukukan kenaikan berturut-turut lebih dari 1% sejak Februari. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 1,78% menjadi 13,294.19, menandai sesi terbaik sejak Juli.
Secara mingguan, seperti dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 naik sekitar 4,9%, dan Dow naik 4,4%. Nasdaq bersiap memperoleh keuntungan lebih dari 5%.
Penguatan terjadi secara luas, dengan seluruh 11 sektor S&P 500 mengakhiri hari di wilayah positif. Kenaikan dipimpin oleh sektor energi dan real estat, yang keduanya naik 3,1%.
Data Departemen tenaga Kerja AS yang dirilis pada Kamis menunjukkan berkurangnya inflasi dan melambatnya pasar tenaga kerja. Hal ini menambah kepercayaan investor bahwa The Fed akan selesai menaikkan suku bunganya.
Biaya tenaga kerja secara tak terduga turun pada kuartal ketiga, dan klaim pengangguran mingguan meningkat menjadi 217 ribu.
Pasar menanti laporan pendapatan raksasa barang konsumen Church & Dwight, yang akan menerbitkan hasil kuartalan pada Jumat pagi, bersama dengan Dominion Energy dan Cardinal Health.
Baca Juga
Wall Street Bangkit Didongkrak Saham Teknologi ‘Mega-Cap’, Dow Melesat di Atas 500 Poin

