Biden Hapus Utang 125 Ribu Mahasiswa Senilai Rp140 T
JAKARTA, Investortrust.id - Pemerintahan Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa mereka akan menghapuskan utang mahasiswa sebesar US$9 miliar atau setara dengan Rp140 triliun bagi 125.000 mahasiswa di seluruh Amerika Serikat.
Langkah baru yang diumumkan Rabu (4/10/2023) ini merupakan langkah untuk "memperbaiki sistem pinjaman mahasiswa." Kebijakan ini juga dilansir setelah Gedung Putih menghidupkan kembali pembayaran utang mahasiswa yang sementara dihentikan karena pandemi.
Pemerintahan Biden menyetujui penghapusan utang bagi 55.000 orang yang terdaftar dalam program pelayanan publik, berikutnya sekitar 51.000 orang dalam rencana pembayaran yang disesuaikan dengan penghasilan, dan 22.000 orang lainnya mahasiswa cacat permanen, demikian disampaikan Gedung Putih dalam sebuah pernyataan yang dilansir Laprensa.
Baca Juga
Aliran Modal dari Amerika Terus Mengucur, PepsiCo Investasi US$ 200 Juta
Dalam sebuah cuitan di media sosial X (sebelumnya Twitter), Biden merayakan langkah ini sebagai "kemajuan" dalam mengurangi beban ekonomi bagi kelas menengah.
"Saya berjanji kepada Anda bahwa pemerintahan saya akan terus menggunakan setiap alat yang kami miliki untuk mengurangi beban utang mahasiswa, sehingga lebih banyak warga Amerika dapat memiliki kebebasan untuk mengejar impian mereka," tulis Biden.
Kebijakan ini merupakan awal dari serangkaian tindakan Pemerintahan Eksekutif Demokrat lakukan untuk mengatasi utang sekolah setelah Mahkamah Agung menolak rencana besar penghapusan utang mahasiswa senilai US$400 miliar pada akhir Juni lalu yang akan membatalkan pinjaman senilai hingga US$20.000.
Baca Juga
Partai Republik, yang secara tajam mengkritik rencana penghapusan utang ini, dan menyebutnya sebagai "upaya putus asa" oleh Biden untuk "mendapatkan suara."
"Biden mencoba menyelamatkan wajahnya dengan membatalkan utang dari beberapa orang," tegas Chairwoman RNC Ronna McDaniel dalam sebuah pernyataan.RNC atau Republican National Committee merupakan komite nasional dari Partai Republik Amerika Serikat yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan dan mendukung upaya Partai Republik dalam pemilihan umum, mengumpulkan dana kampanye, mengorganisir konvensi nasional partai, dan melaksanakan berbagai fungsi lain yang berkaitan dengan aktivitas politik Partai Republik.
Meskipun Mahkamah Agung menggagalkan rencana tersebut pada awalnya, Biden sendiri telah membatalkan utang mahasiswa lebih dari 3,6 juta orang sejak ia tiba di Gedung Putih pada Januari 2021, senilai US$127 miliar, demikian melansir data pemerintah AS.

