Serukan Gencatan Senjata Israel-Palestina, Presiden Jokowi akan Hadiri KTT OKI
RIYADH, investortrust - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), di Riyadh, untuk membahas tanggapan terhadap krisis di Gaza akibat perang Palestina dan Israel. Presiden akan mempertegas seruan agar gencatan senjata Palestina dan Israel dapat segera dilakukan, dan bantuan kemanusiaan diperbesar.
"Presiden Jokowi memandang penting KTT tersebut, sebagai salah satu upaya bersama guna menghentikan serangan Israel atas Palestina," papar keterangan Seskab usai Presiden dan rombongan tiba di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023) sekitar pukul 04.40 waktu setempat. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan ke Riyadh adalah Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan.
Baca Juga
Jokowi Akan Sampaikan ke Biden soal Posisi Indonesia Atas Konflik Gaza
Setiba di Bandara King Khalid, Presiden Jokowi disambut oleh Wakil Gubernur Riyadh Amir Mohammad bin Abdurrahman, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi, dan Atase Pertahanan KBRI Riyadh Brigjen TNI Putut Witjaksono. Presiden kemudian menuju hotel tempatnya bermalam di Riyadh, dan disambut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Wakil Kepala Perwakilan RI di Riyadh Sugiri Suparwan, dan Konsulat Jenderal RI Jeddah Yusron B Ambary.
Ke AS, Bertemu Biden
Setelah menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Riyadh, Presiden Jokowi akan melanjutkan perjalanan ke Washington DC pada 12 November 2023, untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Jokowi menilai hal tersebut merupakan kesempatan baik guna menyuarakan posisi tegas Indonesia mengenai situasi di Gaza.
“Kunjungan ini juga merupakan kesempatan baik untuk langsung menyampaikan hasil KTT OKI di Riyadh, yang mencerminkan solidaritas negara-negara OKI untuk membela keadilan dan kemanusiaan,” ungkapnya.
Baca Juga
Dari Washington DC, Presiden Jokowi akan menuju San Francisco untuk menghadiri KTT APEC (Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik). Dalam KTT tersebut, Indonesia akan membawa dua isu, yakni pembangunan berkelanjutan dan pembangunan inklusif.
Di sela KTT APEC, Presiden Jokowi diagendakan untuk melakukan sejumlah pertemuan bilateral dan pertemuan bisnis. Presiden dan rombongan akan meninggalkan San Francisco 17 November 2023 setelah KTT APEC selesai, dan kembali ke Tanah Air.

