Pernah Ditawar US$ 11 Miliar, Tapi Akuisisi Tesla oleh Google Tak Pernah Terealisasi
Dikutip dari Yahoo Finance, Elon Musk pernah hampir menandatangani perjanjian penjualan perusahaannya ke Google, lantaran Tesla tengah mengalami krisis finansial. Hal ini bermula ketika medio 2012, Tesla memperkenalkan mobil listrik Model S.
Memiliki fitur yang setara dengan mobil mewah di pasaran, namun menuai kritik karena tidak memiliki fungsi dasar, misalnya sensor parkir atau cruise control. Hal ini dinilai tidak sebanding dengan harga tinggi yang ditawarkan Tesla. Selain itu, ada pula sejumlah persoalan yang dimiliki mobil tipe ini.
Situasi tersebut semakin memburuk karena kurangnya transparansi di jajaran eksekutif Tesla, sehingga Musk tidak memperoleh informasi terkini tentang kekisruhan yang terjadi. Seiring berjalannya waktu dan permasalahan yang semakin menggunung, Musk akhirnya memecat para eksekutif senior.
Sebagai penggantinya, ia mempromosikan sejumlah staf junior, hingga mendatangkan Jerome Guile dari Daimler untuk menggenjot pusat perbaikan Tesla. Pada saat bersamaan, Musk juga mengarahkan stafnya dari berbagai departemen agar fokus pada penjualan mobil.
Ketika kondisi keuangan Tesla berada di titik terendah, Musk berupaya untuk mencari pertolongan dari salah satu pendiri Google sekaligus rekannya kala itu, yakni Larry Page. Dalam klausul penawaran, Musk sempat mengusulkan agar Google membeli Tesla dengan harga US$ 6 miliar, di tambah US$ 5 miliar untuk perluasan pabrik.
Baca Juga
Musk juga memberi syarat kepada Google untuk tidak membubarkan perusahaan tersebut dan tetap mempercayakan pucuk pimpinan di pundaknya hingga delapan tahun ke depan, atau hingga produksi mobil generasi ketiga. Terkait penawaran tersebut, Larry dikabarkan telah menyetujuinya secara lisan.
Ketika proses negosiasi berlangsung, kondisi keuangan Tesla mulai membaik. Hal ini tercermin dari lonjakan penjualan mobil dan dimulainya kembali produksi. Oleh karena itu, Tesla akhirnya membukukan laba US$ 11 juta di kuartal pertama 2013.
Hasil positif ini juga ditandai dengan harga saham Tesla yang melonjak signifikan. Alhasil, perusahaan otomotif ini mampu membayar seluruh utangnya dan terhindar dari jurang kebangkrutan. Karena kondisi keuangan yang membaik bahkan juga ekspansif, akhirnya Musk tidak melanjutkan proses negosiasi dengan Google.
Upaya akuisisi Tesla oleh Google yang hampir terealisasi ini juga mencerminkan industri teknologi dan otomotif yang sulit diprediksi, dan keputusan-keputusan strategis Musk pada akhirnya menjadikan Tesla sebagai pemain kunci di bidangnya.
Baca Juga
1,6 Juta Lebih Mobil Tesla di Tiongkok ‘Di-Recall’, Ada Apa?

