Wall Street Bergairah: S&P 500 Tembus Rekor Tertinggi, Dow Melejit di Atas 300 poin
NEW YORK, Investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Kamis waktu AS atau Jumat (15/02/2024). S&P 500 ditutup pada rekor tertinggi baru.
Baca Juga
Wall Street Berbalik Arah, Dow Jones Melonjak Lebih dari 100 poin
Ketiga indeks utama mengakhiri sesi perdagangan lebih tinggi, sehingga memulihkan kerugian besar yang diderita pada awal minggu. Ini menandai rekor tertinggi ke-11 yang berhasil dicapai oleh benchmark 500 saham sepanjang tahun ini.
Indeks saham luas naik 0,58%, menetap di 5.029,73. sedangkan Nasdaq Composite bertambah 0,30% menjadi 15.906,17. Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 348,85 poin lebih tinggi, atau 0,91%, berakhir pada 38,773.12.
Tesla dan Meta Platforms masing-masing naik 6% dan 2%. Saham Wells Fargo naik 7% setelah Kantor Pengawas Mata Uang mengakhiri sanksi bagi bank tersebut.
Investor telah menghabiskan waktu seminggu untuk menilai keadaan perekonomian AS, namun sejumlah indikator sejauh ini memberikan sinyal yang beragam.
Data baru dari Kamis pagi mengungkapkan bahwa penjualan ritel turun 0,8% di bulan Januari. Angka tersebut jauh lebih besar dari penurunan 0,3% yang diperkirakan para ekonom, menurut Dow Jones. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai kekuatan konsumen AS di bawah beban inflasi yang tinggi dan suku bunga yang tinggi, serta menurunkan imbal hasil Treasury.
Musim laporan keuangan terus memberikan gambaran yang beragam tentang perusahaan Amerika. Tripadvisor melonjak 9% setelah mengalahkan perkiraan pada laba atas dan bawah.
Di sisi lain, saham Cisco turun 2% setelah perusahaan teknologi itu mengumumkan PHK dan proyeksi penjualan ke depan yang lemah. Saham Deere turun 5% setelah produsen mesin pertanian itu menurunkan panduan laba bersih setahun penuhnya.
“Tidak mengherankan dengan CPI yang mendapat reaksi besar. Kami kemungkinan akan mencoba menghabiskan sisa minggu ini untuk mendapatkan kembali sebagian dari reaksi tersebut,” kata Art Hogan, kepala strategi pasar di B. Riley Wealth Management kepada CNBC. Pihaknya bersikap konstruktif terhadap pasar ini ke depan.
Baca Juga
Saham Teknologi ‘Megacap’ Dongkrak Wall Street, S&P 500 Ditutup di Atas 5.000

