Hampir 28 Ribu Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 hingga hari ini (Jumat, 9/2/2024) mencapai hampir 28 ribu jiwa. Para korban umumnya anak-anak dan perempuan.
Dilansir dari Aljazeera.com, Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan, serangan Israel masih berlangsung hingga Jumat (9/2/2024) hari ini. Korban jiwa pun terus berjatuhan. Akibat serangan itu, hingga hari ini rakyat Palestina yang tewas setidaknya berjumlah 27.840 orang dan 67.317 lainnya terluka.
Baca Juga
Israel Kirim 100 Jenazah Warga Palestina dalam Kantung Mayat, Ada yang Utuh dan Tidak
Di sisi lain, pasukan pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengeklaim setidaknya 1.200 orang tewas dan 6.900 lainnya terluka oleh serangan Hamas. Ada juga peningkatan kekerasan di Tepi Barat (West Bank) yang diduduki Israel. Pasukan Israel telah membunuh lebih dari 300 orang di wilayah tersebut.
Seperti dikutip Antara, IDF telah menewaskan 123 warga Palestina dan melukai 169 orang lainnya dalam kurun waktu 24 jam terakhir pada Kamis (8/2/2024). Kantor berita WAFA Palestina menyebutkan, 12 warga Palestina tewas akibat pengeboman Israel di jalur Rafah sejak Selasa (6/2/2024). Sejumlah orang terluka dan beberapa orang dinyatakan hilang.
Baca Juga
Tragedi Kemanusiaan: 335 Ribu Balita di Palestina Makan Pakan Hewan!
Dalam sebuah pernyataan, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (7/2/2024) memperingatkan Israel agar tidak memperluas operasi militer ke jalur Rafah yang berbatasan dengan Mesir.
OCHA menyatakan, setiap langkah Israel untuk memperluas invasi di Jalur Gaza --mencakup jalur Rafah di wilayah selatan yang padat penduduk-- berpotensi memicu kejahatan perang yang harus dicegah dengan segala cara.

