UBS Sebut AS Bakal Resesi di 2024, Suku Bunga The Fed Akan Sangat Rendah
JAKARTA, Investortrust.id - Amerika Serikat diprediksi akan tergelincir ke dalam periode resesi pada tahun 2024. Kondisi ini disebut-sebut akan mendorong bank sentral AS, Federal Reserve melakukan pemotongan suku bunga yang besar, demikian disampaikan UBS dalam kajiannya yang dilansir Businessinsider.com, Rabu (15/11/2023).
Baca Juga
Beda Pendapat Goldman Sachs dan Morgan Stanley Soal Proyeksi Suku Bunga The Fed
UBS menyampaikan, mereka memperkirakan The Fed akan merespons penurunan inflasi dan resesi ekonomi dengan memangkas suku bunga sebanyak 275 basis poin, besaran yang hampir empat kali lipat dari pemotongan 75 basis poin yang saat ini diperkirakan pasar berdasarkan Fedwatch tools dari CME Group.
"Salah satu fitur utama dari prediksi UBS adalah siklus pelonggaran yang sangat nyata yang diperkirakan akan terjadi pada Maret 2024 dan seterusnya," demikian dikatakan oleh tim yang dipimpin oleh ekonom Arend Kapteyn dan analis strategis Bhanu Baweja dalam catatan riset yang diterbitkan pada hari Selasa.
Baca Juga
Penjualan Ritel AS Turun, Pemangkasan Bunga Fed Masih Belum Jelas
Mereka berdua juga menyebutkan bahwa suku bunga diperkirakan akan merosot menjadi hanya 1,25% pada paruh pertama tahun 2025.
“Pemotongan suku bunga oleh Fed akan menjadi "respon terhadap resesi AS yang diprediksi pada kuartal kedua-ketiga 2024 dan perlambatan terus menerus baik dalam inflasi keseluruhan maupun inti," kata UBS.

