Bagikan

Sanksi Ekonomi Berlanjut, Ukraina Nasionalisasi Bank Milik Rusia

KYIV, investortrust.id – Sejalan dengan sanksi ekonomi yang dilancarkan Ukraina kepada Rusia, Pemerintah Ukraina telah menyelesaikan pengambilalihan Sense Bank, pemberi pinjaman komersial utama di negara itu

Pengambilalihan Sense Bank diikuti dengan penunjukan dewan pengawas dan tim manajemen baru. Sense Bank dalam situsnya menyebutkan bahwa ketua barunya adalah Dmytro Kuzmin, mantan kepala bank lain di Ukraina, Universal Bank.

Ukraina memulai proses nasionalisasi Sense Bank, yang sebelumnya dikenal sebagai Alfa-Bank Ukraina dan dimiliki oleh miliarder Rusia Mikhail Fridman, pekan lalu.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Kyiv yang lebih luas untuk mengurangi pengaruh Rusia pada ekonominya menyusul invasi besar-besaran Moskow pada Februari 2022.

Fridman memiliki 32,86% saham ABH Holdings SA, pemilik mayoritas Sense Bank. Fridman berada di bawah sanksi Barat atas dugaan hubungannya dengan Kremlin setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Sebelumnya, Bank Sentral Ukraina (NBU) telah mengajukan proposal untuk pengambilalihan bank milik Rusia, Sense Bank.

Berdasarkan laporan Reuters, Jumat (21/7), NBU telah mengajukan proposal kepada pemerintah untuk proses pencaplokan bank tersebut.

Sense Bank  merupakan bank dengan aset terbesar ke-10 di Ukraina. Bank ini juga masuk dalam daftar bank yang penting dan berdampak sistemik.

Sanksi ekonomi

Seiring invasi yang dilakukan Rusia, Ukraina memberikan sanksi ekonomi terhadap negara tetangganya itu. Salah satunya, dengan menyita aset-aset milik Rusia di Ukraina maupun pengusaha-pengusaha yang memiliki kedekatan dengan Kremlin.

Juni lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani Undang-undang yang memungkinkan pemerintah untuk menasionalisasi bank milik kelompok yang pro Rusia.

"Kini sudah saatnya para menteri mempertimbangkan proposal dari Bank Sentral dan mendukung mereka terkait dengan (nasionalisasi) lembaga keuangan tersebut," kata Zelensky.

NBU menilai hubungan pemilik Sense Bank dengan Rusia memunculkan risiko yang signifikan, serta berdampak negatif terhadap kinerja bank.

Pengusaha berdarah Rusia-Israel kelahiran Ukraina Mikhail Fridman merupakan pemilik saham mayoritas Sense Bank. 
Sementara, Pert Aven yang merupakan orang kepercayaan Presiden Rusia Vladimir Putin, juga memegang kendali saham sebesar 12,4 persen.

Sektor keuangan dan perbankan Ukraina terbukti sangat tangguh selama hampir 17 bulan masa perang dengan Rusia. Ini berkat kebijakan NBU dan dukungan yang kuat dari sekutu Ukraina.


The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024